Peristiwa Internasional Info Haji 2024

PPIH Arab Saudi Pastikan Kenyamanan Safari Wukuf bagi Jemaah Sakit dan Lansia Non Mandiri

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:00 | 11.89k
Jemaah Haji Indonesia tiba di Bandara King Abdul Aziz Kota Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Jemaah Haji Indonesia tiba di Bandara King Abdul Aziz Kota Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, MAKKAH – Menjelang puncak ibadah haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersiap melaksanakan safari wukuf untuk jemaah Haji Indonesia yang sakit dan membutuhkan pendampingan, termasuk lansia non mandiri.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah wukuf dengan aman dan nyaman.

Medical Check-Up dan Screening

Tim kesehatan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh (medical check-up) terhadap jemaah berisiko tinggi untuk menentukan siapa yang membutuhkan safari wukuf. Jemaah yang teridentifikasi tidak mampu mengikuti rombongan kloter akan disafariwukufkan atau diikutsertakan dalam badal haji (haji yang diwakilkan).

"Proses screening penting untuk menilai apakah jemaah perlu safari wukuf atau bisa mengikuti rombongan kloternya," ujar Liliek.

Proses Safari Wukuf Jemaah Haji Indonesia

Sehari sebelum wukuf, jemaah yang terpilih untuk safari wukuf akan dikumpulkan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Pada 9 Zulhijah, setelah salat subuh, mereka akan diberangkatkan ke Arafah menggunakan bus yang didampingi petugas kesehatan.

Jemaah akan melaksanakan salat Zuhur dan Asar yang dijamak, serta mendengarkan khutbah wukuf di dalam bus.

"Setelah prosesi wukuf selesai, jemaah akan dibawa kembali ke KKHI. Mereka tidak akan bermalam di Muzdalifah, dan tahap selanjutnya seperti lontar jumrah akan dibadalkan oleh petugas," jelas Liliek.

Menjelang puncak haji, Liliek mengimbau agar jemaah fokus menjaga kesehatan dengan melakukan aktivitas ibadah di hotel, makan tepat waktu, dan rutin mengonsumsi obat bagi yang memiliki penyakit kronis. Ia juga menyarankan untuk minum oralit yang dicampur air setelah kembali ke hotel guna mencegah dehidrasi.

"Ini penting untuk mengganti cairan yang hilang saat beraktivitas di luar," tambahnya.

Kedatangan Terakhir Jemaah Haji Indonesia

Hari ini, kedatangan jemaah haji kloter 106 Embarkasi Surabaya (SUB-106) di Tanah Suci mengakhiri operasional pemberangkatan jemaah haji Indonesia 1445 H/2024 M ke Arab Saudi.

Sebanyak 333 jemaah dari Embarkasi Surabaya mendarat di King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah. Setelah fase kedatangan berakhir, fokus petugas akan beralih pada penyiapan layanan jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Dengan berbagai persiapan dan layanan yang disediakan, PPIH Arab Saudi berkomitmen untuk memastikan seluruh jemaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk dan nyaman. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES