Peristiwa Internasional Info Haji 2024

Kebersamaan Istimewa di Tanah Suci, Kisah Rokiah dan Rekannya dalam Perjalanan Haji

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:46 | 12.43k
Rokiah Adkur Aspinah (63) tersenyum bahagia di Hotel Harmes, Makkah. (FOTO: MCH 2024 Kemenag RI)
Rokiah Adkur Aspinah (63) tersenyum bahagia di Hotel Harmes, Makkah. (FOTO: MCH 2024 Kemenag RI)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, MAKKAH – Rokiah Adkur Aspinah (63) tersenyum bahagia di Hotel Harmes, Makkah. Bersama tiga rekannya, Masirah Masturi Acha, Siti Rohimah Yusuf Nasiran, dan Rusmiah Sulaiman Abdullah, mereka saling menghibur di tengah candaan hangat.

Meski terbatas oleh saraf terjepit, keempat perempuan lansia ini menemukan kebahagiaan dalam kebersamaan mereka sebagai jemaah haji Indonesia dari kloter PLM-03, Palembang.

Rokiah, yang ditinggal suami, merasa bersyukur atas kehadiran teman-temannya yang didampingi oleh suami masing-masing.

"Kebersamaan ini sungguh membahagiakan. Kami saling menyemangati dan berbagi cerita, bahkan candaan pun selalu mengalir di antara kami," ujar Rusmiah sambil tersenyum.

Meskipun awalnya ragu karena kesehatannya, Rokiah memutuskan untuk melanjutkan perjalanan suci ini atas dorongan kuat dari anak-anaknya. Dalam perjalanan spiritualnya, meskipun hanya bisa melaksanakan umrah wajib dari kursi roda, Rokiah merasa dekat dengan Allah SWT.

"Saya tidak pernah menyangka bisa melihat Kabah dari lantai dua. Meskipun berat, keterbatasan ini membuka mata saya atas berkat yang diberikan Allah," ujarnya dengan penuh syukur.

Dokter kloter, Ramona Fitri Muhammad, menekankan betapa pentingnya sistem buddy ini dalam memastikan semua jemaah mendapatkan perhatian yang maksimal, terutama mereka yang membutuhkan.

"Sistem buddy memungkinkan jemaah untuk saling membantu dan merawat satu sama lain. Ini tidak hanya sekadar bantuan fisik, tetapi juga dukungan emosional yang sangat dibutuhkan," jelas Ramona.

Bagi Rokiah, perjalanan ini juga menjadi momen untuk merenungkan kehidupan dan berharap akan kesehatan yang lebih baik untuk dirinya dan kesuksesan bagi anak-anaknya di masa depan.

"Alhamdulillah, berhaji bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang menemukan keluarga baru di antara saudara-saudara seiman kita," katanya dengan tulus.

Di samping kesibukan dan tantangan dalam perjalanan haji mereka, keempat perempuan ini menemukan kegembiraan yang mendalam dalam kebersamaan dan pengalaman spiritual yang tak terlupakan di tanah suci.(*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES