Peristiwa Internasional

PPI Hiroshima Panen Jagung untuk Beasiswa Anak Negeri, Begini Ceritanya!

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:05 | 16.61k
Anggota PPI Hiroshima berada di kebun jagung Fukuyama untuk panen. (Foto: PPI Hiroshima)
Anggota PPI Hiroshima berada di kebun jagung Fukuyama untuk panen. (Foto: PPI Hiroshima)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (PPI Hiroshima) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam bidang pendidikan dan sosial dengan sukses menggelar acara panen jagung di Wakai Farm, Fukuyama (9/6/2024).

Acara ini merupakan bagian dari program Beasiswa Bidik Anak Negeri 2024, yang bertujuan memberikan dukungan pendidikan kepada siswa SMA/SMK sederajat di Indonesia yang memiliki prestasi akademik namun terbatas secara finansial.

Pada panen tahap pertama ini, sekitar lima ratus jagung telah berhasil dipanen. Meskipun hujan rintik mengiringi acara, semangat para peserta tidak surut.

Acara diikuti oleh berbagai tamu undangan, termasuk perwakilan Pemerintahan Fukuyama, guru dan murid SMA Negeri Fukuyama, serta ketua umum PPI Jepang.

Sato-san, perwakilan Pemerintahan Fukuyama, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kolaborasi antara PPIH dan petani lokal di Fukuyama, Wakai Farm. Wakai-san, pemilik Wakai Farm, juga memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program ini, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung di masa mendatang.

Adrian Hilman, Ketua PPI Hiroshima, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, khususnya bidang eksternal, yang telah bekerja keras dari awal hingga terlaksananya panen jagung. "Program ini menjadi jembatan penghubung yang baik antara Indonesia dan Jepang dalam bidang pertanian dan pendidikan," jelasnya.

Anggota-PPI-Hiroshima-a.jpg

Ketua PPI Jepang, Fadlyansyah Farid, dalam sambutannya menegaskan pentingnya program seperti ini untuk dilaksanakan di setiap komisariat sebagai bentuk komunikasi dan kolaborasi yang bermanfaat bagi kedua negara. Dia juga mengungkapkan kebanggaannya bahwa program ini telah memenangkan kompetisi PPIJ Awards 2024 sebagai peringkat pertama dalam kategori Yukawa (akademik).

Tahun ini, acara panen jagung berbeda dari tahun sebelumnya dengan penambahan beberapa kegiatan budaya. PPIH menampilkan tari tradisional Melayu, Tari Persembahan, sebagai pembuka acara sebelum panen bersama.

Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan penampilan orkestra angklung dan Tari Topeng. Banyak warga Indonesia yang hadir juga memanfaatkan kesempatan untuk membeli sayuran tropis yang ditanam di Wakai Farm.

Program Beasiswa Bidik Anak Negeri 2024 dari PPI Hiroshima diharapkan dapat terus berlanjut, semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Jepang, tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi juga dalam pertanian dan budaya. Upaya organisasi ini menunjukkan bagaimana kolaborasi internasional dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi kedua negara. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES