Peristiwa Internasional Info Haji 2024

Supartini, Lansia Bersemangat yang Tegar Menjalani Ibadah Haji

Minggu, 30 Juni 2024 - 22:56 | 12.42k
Supartini, jemaah haji Indonesia berusia 70 tahun, makan dengan perlahan sesaat setelah paket makan siang dibagikan. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Supartini, jemaah haji Indonesia berusia 70 tahun, makan dengan perlahan sesaat setelah paket makan siang dibagikan. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, MADINAH – Di ruang Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Madinah, seorang wanita tua duduk di atas bed pasien. Supartini, jemaah haji Indonesia berusia 70 tahun, makan dengan perlahan sesaat setelah paket makan siang dibagikan. Di usianya yang tak lagi muda, Supartini menunjukkan ketegaran yang luar biasa.

“Gimana Ibu, makanannya?” tanya seorang petugas saat melintas di dekat bednya pada Sabtu (29/06/2024).

“Alhamdulillah enak. Tapi meskipun gak enak, tetap harus saya paksakan untuk makan. Saya ingin kondisi saya segera pulih. Saya ingin menikmati ibadah di Kota Nabi ini,” jawab Supartini dengan penuh semangat.

Supartini adalah salah satu jemaah Kloter (kelompok terbang) 54 Embarkasi Solo (SOC 54), berasal dari Yogyakarta. “Saya ini pensiunan guru SD di Bantul. Tahun 2012 saya mendaftar berangkat haji dengan uang pensiunan. Waktu itu banyak yang tawarkan beli tanah, buat uang pangkal beli rumah, tapi saya sudah bulat niat kepengen naik haji. Alhamdulillah senang sekali akhirnya saya sampai ke Tanah Suci, rasanya benar-benar terharu dan bahagia,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Supartini mengaku tak menyangka bisa berhaji di usianya yang lanjut. Tambah lagi, dia berhaji tanpa ditemani sang suami yang sudah berpulang pada 2011. “Sedihnya itu, saya tidak bisa berangkat bareng suami, tapi kemarin saat di Mekkah sudah saya doakan suami. Sebelum saya berdoa untuk diri saya dan anak cucu, saya doakan almarhum suami terlebih dahulu, sebagai bakti seorang istri,” lanjutnya.

Supartini hanya mengalami penurunan kondisi karena kelelahan setelah puncak haji di Mekkah. “Terima kasih sudah menemani saya. Jadi tidak terasa buburnya habis. Doakan hasil pemeriksaan saya baik-baik saja, ini penurunan kondisi saja, karena saya ini Insya Allah sehat. Tiap minggu saya goes bareng komunitas lansia, terus juga ikut senam jantung sehat lansia itu persiapan saya sebelum ke Tanah Suci ini," ungkap Supartini.

Walaupun sedang diuji dengan kondisi kurang sehat, Supartini tetap bahagia sudah melihat Ka'bah dan berharap bisa ke Raudah di Madinah. Dia juga merasa sangat dihargai dengan pelayanan dari semua petugas yang baik dan perhatian.

“Walaupun saya sedang dicoba dengan kondisi kurang sehat, saya tetap bahagia sudah lihat Ka'bah dan juga di Madinah ini akan ke Raudah. Saya juga bahagia dengan pelayanan dari semua petugas yang baik dan perhatian termasuk jenengan, Mba,” tandasnya.

Supartini mengucapkan terima kasih kepada tim kesehatan yang telah menjaganya dengan penuh perhatian dan kasih sayang, memastikan setiap langkahnya di Tanah Suci penuh berkah dan kenangan indah. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES