Advertisement
Peristiwa Internasional

31 Warga Gaza Tewas dalam Serangan Udara Israel Sebelum Pembukaan Penyeberangan Rafah

Serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya 31 orang, menurut laporan Al Jazeera. Kekerasan terjadi sehari sebelum rencana pembukaan kembali Penyeberangan Rafah yang tertutup sejak Mei 2024.

TIMES Indonesia,
31 Warga Gaza Tewas dalam Serangan Udara Israel Sebelum Pembukaan Penyeberangan Rafah
Arsip - Orang-orang berjalan di antara reruntuhan di kawasan permukiman Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, yang hancur akibat serangan Israel (27/11/2025). (ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad/aa)
A-AA+

JAKARTA Sedikitnya 31 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1/2026) pagi, menurut laporan saluran televisi Al Jazeera yang mengutip berbagai sumber medis.

Kekerasan tersebut terjadi sehari sebelum Israel dijadwalkan membuka kembali Penyeberangan Rafah, yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir. Pembukaan ini akan menjadi yang pertama sejak Mei 2024.

Advertisement

Sebelumnya, pada 14 Januari 2026, Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff, mengumumkan tahap kedua dari rencana 20 poin untuk mengakhiri perang.

Tahap tersebut akan berfokus pada transisi pascagencatan senjata menuju demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokratis, dan rekonstruksi wilayah.

Pada Kamis (22/1/2026), Trump telah meluncurkan Dewan Perdamaian bentukan pemerintahannya.

“Kami berkomitmen untuk memastikan Gaza didemiliterisasi, dikelola dengan baik, dan dibangun kembali dengan indah. Ini akan menjadi rencana yang hebat, dan di situlah Dewan Perdamaian benar-benar dimulai,” kata Trump dalam sebuah acara di sela Forum Ekonomi Dunia.

Ia menambahkan bahwa mandat dewan tersebut dapat diperluas ke isu-isu lain seiring dengan keberhasilan upaya di Gaza. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia