Lukisan Pablo Picasso Rp16 Miliar Bisa Dimiliki Cuma Rp2 Juta, Ini Caranya
Kesempatan langka! Lukisan Picasso “Tête de Femme” senilai Rp16 miliar diundi hanya dengan tiket sekitar Rp2 juta dalam program amal di Prancis.
JAKARTA – Sebuah kesempatan emas kini hadir bagi pecinta seni diseluruh dunia. Bagaimana tidak, salah satu lukisan karya maestro legendaris Pablo Picasso dengan nilai lebih dari 1 Juta dolar AS (atau sekitar Rp 16 miliar) akan segera dimiliki seseorang dengan hanya merogoh kocek sekitar 100 euro atau kurang lebih Rp 2 Juta.
Program ini bukanlah seperti program lelang lukisan legendaris dunia seperti biasanya, melainkan sebuah undian bertajuk “ 1 Picasso for €100 “ yang digelar di Prancis. Karya yang diundikan merupakan salah satu karya Picasso berjudul Tête de Femme (Head of a Woman) yang dibuatnya pada tahun 1914 dengan menggunakan teknik gouache (metode melukis Menggunakan cat air buram) di atas kertas.
Lukisan berukuran 38 x 25 cm ini menampilkan wajah perempuan dengan ekspresi didistorsi yang sangat khas dan konsisten dengan gaya kubisme Picasso. Tête de Femme akan dipamerkan di rumah lelang ternama Christie’s di Paris sebelum dilakukan pengundian yang dijadwalkan pada Selasa (14/04/2026) pada pukul 18.00 waktu setempat.
Tiket undian yang memperebutkan karya berusia lebih dari 1 abad itu akan disediakan sebanyak 120.000. Hampir keseluruhan dari uang yang dikumpulkan dari penjualan tiket undian yang berjumlah kurang lebih 12 juta euro akan disalurkan kepada Alzheimer Research Foundation yang berbasis di salah satu Rumah Sakit di Paris, sedangkan 1 juta euro dari uang tersebut akan diberikan kepada Opera Gallery, galeri seni internasional yang memiliki lukisan tersebut.
Cucu Picasso, Olivier Widmaier Picasso menyatakan kepada CNN bahwa pemenang undian bebas untuk menjual kembali lukisan tersebut dengan harga sesuai nilai lukisan atau menyimpannya sebagai koleksi pribadi. “Siapapun bisa melakukan apa yang mereka mau.” ujarnya. “Mereka bisa menyimpannya di ruang tamu, atau memarkennya di pameran seni, atau mereka juga bisa menjualnya kembali.” tambah Olivier.

Undian lukisan Picasso yang kemudian disalurkan ke organisasi kemanusiaan ini bukan pertama kalinya. Pengundian Tête de Femme merupakan kali ketiga dari kampanye tersebut. Penyelenggara menyebut bahwa kegiatan undian in berhasil mengumpulkan lebih dari 10 juta euro dan disalurkan untuk berbagai program sosial termasuk program air bersih dan sanitasi di Afrika dan pelestarian budaya di Lebanon.
Dalam undiannya pertamanya di tahun 2013, seorang petugas instalasi sprinkler di Pennsylvania berhasil memenangkan lukisan “Man in the Opera Hat” yang dibuat Picasso pada tahun 1914 periode Kubisme. Undian kedua yang dilaksanakan pada 2020 dimenangkan oleh seorang akuntan Italia yang tiketnya dibeli putranya untuk hadiah Natal dan berhasil memenangkan lukisan Picasso “Nature Morte”.
Olivier juga menyatakan bahwa ide undian ini muncul dari seorang temannya sebagai bentuk amal di era modern. Ia juga menegaskan bahwa kakeknya akan mendukung kuat konsep ini. “Kakekku adalah pionir dalam segala hal.” tegas Olivier. “Aku rasa dia akan selalu tertarik dengan hal-hal baru. Aku bisa bilang kalau sekarang dia akan tertarik dengan video atau mungkin AI.” tambahnya. (*)
Pewarta: Annisa Mahzar Vidyantoro
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

