Advertisement
Peristiwa Internasional

Jemaah Haji Rentan Tersesat, Petugas Ingatkan Pentingnya Kenali Lokasi

Jemaah haji gelombang pertama berisiko tersesat di Madinah. Petugas mengimbau tidak beribadah sendiri serta menjaga kondisi fisik dan kesehatan.

TIMES Indonesia,
Jemaah Haji Rentan Tersesat, Petugas Ingatkan Pentingnya Kenali Lokasi
Kepala Seksi PKPPJH Lansia dan Disabilitas Daker Madinah, dr Andarisukma D. Rahmalia. (foto: MCH 2026)
A-AA+

MADINAH Jemaah haji Indonesia, khususnya pada gelombang pertama, dinilai memiliki risiko tinggi tersesat di kawasan Madinah. Kondisi ini dipicu oleh antusiasme jemaah yang baru pertama kali tiba dan belum mengenal lingkungan sekitar.

Kepala Seksi PKPPJH Lansia dan Disabilitas Daker Madinah, dr Andarisukma D. Rahmalia, mengingatkan jemaah agar tidak beraktivitas sendiri, terutama saat menuju Masjid Nabawi.

Advertisement

“Jemaah gelombang pertama biasanya sangat antusias. Risiko tersesat cukup besar, sehingga kami sarankan tidak pergi sendiri, minimal berdua atau dalam rombongan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Ia juga menekankan pentingnya mengenali identitas tempat tinggal, seperti nama hotel dan titik penanda di sekitar Masjid Nabawi, mengingat banyaknya bangunan dengan bentuk serupa.

“Jemaah harus mengingat nama hotel dan mengenali titik penanda, seperti nomor pintu masuk masjid, agar tidak kebingungan saat kembali,” katanya.

Selain risiko tersesat, kondisi kelelahan pascaperjalanan panjang dari Indonesia juga menjadi perhatian. Jemaah diimbau tidak langsung memaksakan diri beribadah setibanya di Madinah.

“Istirahat dulu, minum cukup, dan jangan langsung ke masjid meski jaraknya dekat. Kondisi fisik perlu dipulihkan,” ujarnya.

Advertisement

Petugas juga memberikan sejumlah imbauan kesehatan, seperti membawa air minum, memakai pelindung diri seperti topi atau masker, serta tetap menggunakan alas kaki di area Masjid Nabawi yang panas.

“Jangan berjalan tanpa alas kaki karena suhu lantai bisa panas. Gunakan sandal dan bawa kantong untuk menyimpannya agar tidak hilang,” katanya.

Dengan edukasi tersebut, diharapkan jemaah dapat lebih mandiri dalam menjaga keselamatan dan kesehatan selama menjalankan ibadah di Madinah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia