Advertisement
Peristiwa Internasional

Kemenhaj Minta Jemaah Haji 2026 Laporkan Pungutan Liar, 34.657 Jemaah Sudah Diberangkatkan

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 14 sapi kurban untuk Sulawesi Tengah pada Idul Adha 2026. Sapi terberat berbobot 922 kilogram akan disembelih di Masjid Raya Baitul Khairaat Palu.

TIMES Indonesia,
Kemenhaj Minta Jemaah Haji 2026 Laporkan Pungutan Liar, 34.657 Jemaah Sudah Diberangkatkan
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf. (Foto: Tangkapan Layar TI)
A-AA+

MALANG Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) meminta jemaah calon haji aktif melaporkan jika menemukan indikasi pungutan biaya yang tidak semestinya selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menegaskan bahwa seluruh proses penyelenggaraan haji harus mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan ketenangan jemaah, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Advertisement

“Bagi jemaah jangan segan-segan untuk melaporkan segala bentuk pungutan biaya yang tak seharusnya,” ujar Maria dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Kemenhaj juga menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun, termasuk menawarkan paket wisata tambahan yang dapat membebani jemaah.

“Fokus utama jemaah adalah beribadah. Berikan kesempatan kepada jemaah untuk bisa menjalankan rangkaian ibadah dengan tenang dan mempersiapkan kondisi fisiknya agar tetap bugar menghadapi puncak haji,” katanya.

Maria menambahkan, seluruh pihak wajib mematuhi ketentuan yang berlaku guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, nyaman, dan bebas dari praktik yang merugikan jemaah.

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan seluruh jemaah Indonesia yang telah tiba di Madinah agar selalu membawa kartu nusuk saat bepergian atau keluar dari hotel.

Advertisement

Kartu nusuk merupakan akses resmi yang wajib dikenakan selama berada di Tanah Suci. Jemaah yang tidak membawa kartu tersebut berisiko ditolak memasuki kawasan tertentu, terutama di Makkah.

Dalam barcode pada kartu nusuk, tercantum data diri serta informasi pemondokan jemaah yang menjadi bagian penting dari sistem layanan haji.

Sementara itu, hingga hari ketujuh masa operasional haji, Senin (27/4/2026), proses penyelenggaraan ibadah haji dilaporkan berjalan tertib dan lancar.

Berdasarkan data per Minggu (26/4/2026) pukul 24.00 WIB, sebanyak 88 kelompok terbang (kloter) dengan total 34.657 jemaah telah diberangkatkan dari berbagai embarkasi di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 kloter dengan total 30.611 jemaah telah tiba di Madinah dan mendapatkan layanan terpadu sejak kedatangan hingga penempatan hotel.

“Alhamdulillah, hingga hari ketujuh operasional haji, seluruh proses berjalan dengan tertib dan lancar. Kami memastikan jemaah mendapatkan layanan terbaik sejak keberangkatan hingga di Tanah Suci,” ujar Maria.

Dalam aspek kesehatan, pemerintah mencatat sebanyak 906 jemaah menjalani rawat jalan, 25 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 30 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 24 jemaah masih menjalani perawatan.

Untuk layanan konsumsi, sebanyak 213.967 boks makanan telah didistribusikan kepada 29.834 jemaah melalui dukungan 23 dapur katering di Madinah.

Sedangkan pada sektor akomodasi, sebanyak 29.925 jemaah telah menempati 38 hotel di kawasan Markaziyah yang berdekatan dengan Masjid Nabawi.

Kemenhaj juga menangani sejumlah kendala teknis penerbangan secara cepat dan terkoordinasi.

Pada 26 April 2026, pesawat Saudia rute Surabaya–Madinah yang membawa 380 jemaah Kloter SUB-16 mengalami gangguan teknis di Bandara Kualanamu. Seluruh jemaah kemudian difasilitasi akomodasi di tiga hotel sekitar bandara.

Sementara pada 27 April 2026, pesawat Saudia yang melayani jemaah Embarkasi Batam Kloter 5 juga mengalami kendala teknis setelah tiba di Bandara Hang Nadim. Para jemaah saat ini diinapkan di lima hotel dengan pendampingan penuh petugas.

“Keselamatan dan kenyamanan jemaah adalah prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh pihak terkait untuk memastikan setiap kendala dapat segera ditangani,” tegas Maria.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia