Advertisement
Peristiwa Internasional

Bimbad Sektor 4 Madinah Berikan Edukasi soal Raudhah ke Jemaah Haji Embarkasi UPG 5

Layanan Bimbingan Ibadah (Bimbad) Sektor 4 Madinah melakukan visitasi dan edukasi kepada jemaah haji Indonesia embarkasi Ujungpandang (UPG) 5 pada Selasa (28/4/2026) kemarin.

TIMES Indonesia,
Bimbad Sektor 4 Madinah Berikan Edukasi soal Raudhah ke Jemaah Haji Embarkasi UPG 5
Kegiatan visitasi dan edukasi Bimbad Sektor 4 Madinah ke jemaah haji Indonesia. (FOTO: dok. Bimbad Sektor 4 Madinah)
A-AA+

JAKARTA Layanan Bimbingan Ibadah (Bimbad) Sektor 4 Madinah melakukan visitasi dan edukasi kepada jemaah haji Indonesia embarkasi Ujungpandang (UPG) 5 pada Selasa (28/4/2026) kemarin. 

Kamil Syafruddin selaku Bimbad Sektor 4 Madinah mengatakan kegiatan visitasi dan edukasi kepada jemaah haji Indonesia dilakukan dalam rangka pembinaan dan pendampingan terkait keutamaan ibadah di Masjid Nabawi, ziarah ke Raudhah dan persiapan umrah wajib. 

Advertisement

“Menjalankan ibadah di Masjid Nabawi memiliki keutamaan yang besar, terutama salat berjamaah,” ucap Kamil Syafruddin di Madinah, dikutip pada Rabu (29/4/2026). 

Selain keutamaan ibadah di Masjid Nabawi, ia juga menjelaskan terkait ziarah ke Raudhah yang merupakan tempat yang mustajab di Masjid Nabawi untuk berdoa. 

Tantangan di ziarah ke Raudhah sendiri adalah sebagian jemaah belum bisa menggunakan aplikasi Nusuk dan juga jemaah tidak membawa handphone untuk mengakses aplikasi Nusuk. 

Kamil menjelaskan, upaya yang dilakukan menghadapi tantangan tersebut diantaranya adalah pihaknya berkoordinasi dengan petugas kloter untuk memberikan pendampingan dalam penggunaan dan penyelesaian aplikasi Nusuk. 

“Jemaah saling membantu dengan meminjamkan perangkat handphone kepada jemaah lain yang tidak memiliki handphone,” jelasnya. 

Advertisement

Kamil mengungkapkan testimoni jemaah UPG 5 sangat merasa terbantu dengan kehadiran Bimbad Sektor 4 Madinah yang membantu mengaktifkan aplikasi Nusuk dan membantu aplikasi Nusuk yang bermasalah dikarenakan sudah pernah melaksanakan ziarah ke Raudhah sebelumnya ketika umrah dan masalah error aplikasi lainnya. 

“Sehingga kita mengharapkan semua jemaah dapat berziarah ke raiudhah baik melalui tasrih yang diberikan oleh Daker maupun melalui aplikasi Nusuk secara mandiri,” ungkapnya. 

“Terkait persiapan umrah wajib sendiri diharapkan jemaah haji Indonesia telah mempersiapkan segala hal dengan baik agar memudahkan perjalanan umrah wajibnya yang sesuai ketentuan,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia