Advertisement
Peristiwa Internasional

Inilah Upaya Kasektor 4 Madinah Agar Jemaah Haji Tiba Terlalu Lama Menunggu Turun Bus

Kasektor 4 Madinah Mualim Tamim upayakan jemaah haji tidak menunggu lama di bus. Petugas kunci ambil kunci hotel, arahkan jemaah naik lift ke lantai sesuai manifest. Tambahan mobil jika kloter terbagi hotel.

TIMES Indonesia,
Inilah Upaya Kasektor 4 Madinah Agar Jemaah Haji Tiba Terlalu Lama Menunggu Turun Bus
Kasektor 4 Madinah, Mualim (FOTO: Fahmi/MCH 2026).
A-AA+

MADINAH Kepala Sektor 4 Madinah Mualim Tamim mengatakan salah satu upaya petugas di sektor agar jemaah haji Indonesia tidak terlalu menunggu lama di Bus adalah dengan mempersiapkan semua hal sedini mungkin. 

“Kita sudah membuat petugas kunci dan mengambil kunci yang dipersiapkan supaya jamaah haji ini cepat beristirahat ketika turun dari bus,” ucap Kasektor 4 Madinah Mualim kepada Media Center Haji di Madinah dikutip, Sabtu (9/5/2026). 

Advertisement

Ia menjelaskan agar prosesnya tidak berlarut-larut, tim yang sudah ditugaskan di hotel penyambutan kedatangan jemaah haji Indonesia akan mengarahkan jemaah masuk dan naik lift menuju lantai kamarnya masing-masing. 

“Kita arahkan langsung masuk lift dan menuju ke lantai masing-masing ke kamar masing-masing yang sudah ditentukan, nomor kamarnya berdasarkan manifest yang sudah ada,” jelas Mualim. 

Sebagai antisipasi kebingungan jemaah saat tiba di lantai kamar hotelnya masing-masing, Mualim menjelaskan pihaknya telah menyediakan petugas haji di tiap-tiap lantai untuk mengarahkan ke kamar jemaah haji masing-masing. 

“Masing-masing lantai kita sudah siapkan banyak petugas yang untuk mengarahkan ke kamar masing-masing sehingga diharapkan para jamaah haji ini tidak mengalami kelelahan setelah sekian lama menempuh perjalanan dari tanah air ke tanah suci,” ungkapnya. 

Sebagai sektor yang memiliki 26 hotel ini, lanjut Mualim, pihaknya telah menyediakan armada transportasi tambahan jika ada dalam satu kelompok terbang (kloter) yang harus dibagi hotelnya menjadi 2 atau 3 hotel berbeda dalam 1 kloter. 

Advertisement

“Tidak usah khawatir karena kita ada mobil yang disediakan oleh pihak daker dan juga disiapkan oleh pihak kita sektor. Sehingga langsung diantarkan ke hotel yang bersangkutan,” sebutnya. 

Mualim berharap dari pengalaman di gelombang pertama Indonesia ke Madinah, ia berharap agar lebih teratur lagi susunan manifest dan tidak ada perubahan jadwal sehingga sudah bisa disiapkan benar-benar. 

“Baik konfigurasi kamar maupun kunci kamar yang ada di hotel sudah kita pegang sehingga kita tinggal mengarahkan jemaah haji untuk langsung ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia