Jelang Armuzna, Menteri Haji Imbau Jemaah Tidak Memaksakan Aktivitas Berlebihan Sebelum Wukuf
Menteri Haji dan Umrah RI Moch Irfan Yusuf mengimbau jemaah menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas berlebihan menjelang Armuzna.
JEDDAH – Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan jemaah haji Indonesia agar menjaga kondisi kesehatan menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Menurut Irfan, kondisi fisik menjadi faktor penting agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
"Saya harapkan jemaah menjaga kesehatan dan mengukur kemampuan diri. Jangan memaksakan hal-hal di luar kemampuan," katanya, Rabu (20/5/2026) saat meninjau kedatangan jemaah Indonesia di Jeddah.
Ia mengimbau jemaah tidak melakukan aktivitas berlebihan yang dapat menguras energi sebelum puncak ibadah haji berlangsung.
Sebagai contoh, ia meminta jemaah tidak terlalu sering melakukan umrah sunnah apabila berpotensi menimbulkan kelelahan.
"Misalnya melakukan umrah sampai tiga atau empat kali, jangan sampai itu justru menimbulkan risiko karena kondisi fisik tidak siap," ujarnya.
Irfan juga meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) memperhatikan kondisi jemaah serta membatasi agenda tambahan sebelum pelaksanaan wukuf.
"Kepada KBIHU saya harapkan tidak ada agenda city tour sebelum Arafah selesai. Tolong jaga kesehatan para jemaah," katanya.
Selain itu, ia mengapresiasi para petugas haji yang dinilai bekerja maksimal dalam melayani jemaah di lapangan.
"Saya apresiasi para petugas. Mereka luar biasa dan terus berjibaku di lapangan," ucapnya.
Ia juga menyebut angka jemaah yang meninggal dunia hingga saat ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dan berharap kondisi tersebut terus terjaga hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


