Advertisement
Peristiwa Internasional

Tenant Kuliner Nusantara Hadirkan Cita Rasa Indonesia bagi Jemaah Haji Indonesia di Makkah

Tenant kuliner Nusantara di hotel jemaah Makkah, seperti Spesial Soto Boyolali dan Warung Madura Bunda Risma, disambut antusias. Jemaah bisa menikmati soto, bakso, pecel, sate, hingga masakan Jawa.

TIMES Indonesia,
Tenant Kuliner Nusantara Hadirkan Cita Rasa Indonesia bagi Jemaah Haji Indonesia di Makkah
Tenant Kuliner Nusantara Hadirkan Cita Rasa Indonesia bagi Jemaah Haji di Makkah. (FOTO: dok. Kemenhaj)
A-AA+

MAKKAH Tenant kuliner Nusantara di hotel jemaah mendapat sambutan antusias dari para jemaah haji di Makkah pada musim haji 1447 H/2026 M. Kehadiran tenant tersebut tidak hanya menyediakan pilihan makanan khas Indonesia bagi jemaah, tetapi juga mendukung optimalisasi area komersial hotel melalui keterlibatan pelaku usaha Indonesia di Arab Saudi.

Salah satu tenant kuliner Nusantara yang beroperasi di sektor 5 Makkah adalah Spesial Soto Boyolali, tepatnya di area restoran Hotel Safwat Al Shorooq wilayah Raudhah. Tenant tersebut buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WAS dan menyediakan berbagai menu khas Nusantara seperti soto ayam, soto sapi, bakso, sate, pecel, hingga aneka masakan Jawa.

Advertisement

Sejumlah tenant kuliner Nusantara lainnya juga turut beroperasi di hotel-hotel jemaah di Makkah. Di antaranya Rumah Makan Nusantara di sektor 5 Makkah, Warung Kang Mus dan Warung Madura Bunda Risma di sektor 10 Makkah, tenant kuliner bakso di sektor 6 dan sektor 8 Makkah, serta sejumlah tenant lainnya yang menyediakan beragam pilihan makanan khas Indonesia bagi jemaah.

Beragam tenant kuliner Nusantara tersebut menjadi pilihan favorit jemaah untuk menikmati cita rasa Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Penanggung jawab tenant Spesial Soto Boyolali, Dwi Istanto, mengatakan keberadaan tenant kuliner Nusantara di hotel jemaah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi jemaah sekaligus mendukung optimalisasi area komersial hotel.

"Kami ingin menghadirkan makanan khas Indonesia yang sesuai dengan selera jemaah sekaligus mendukung aktivitas area komersial di hotel jemaah selama musim haji," ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Dwi menyampaikan bahwa animo jemaah terhadap makanan Nusantara cukup tinggi, khususnya menjelang puncak ibadah haji, pascapuncak haji dan menjelang kepulangan ke Tanah Air.

Advertisement

“Alhamdulillah, jemaah sangat antusias datang ke tenant kami. Di sini, mereka dapat menikmati makanan khas kampung halaman dan berkumpul bersama sesama jemaah,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu jemaah asal SOC 28, Masduki, berharap tenant makanan Nusantara dapat semakin diperbanyak di hotel-hotel jemaah.

“Walaupun konsumsi sudah disediakan tiga kali sehari, kami tetap ingin menikmati makanan khas Indonesia untuk melepas rindu. Selain makan, kami juga bisa bersantai dan bercengkerama dengan sesama jemaah haji,” ujarnya.

Optimalisasi area komersial hotel diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi dalam ekosistem haji melalui keterlibatan pelaku usaha nasional, sekaligus menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan jemaah di Tanah Suci. (*/MCH)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia