Jemaah Haji Diimbau Tidak Memasukkan Air Zamzam ke Koper Bagasi
Kepala Daerah Kerja Madinah (Kadaker Madinah) Khalilurrahman mengimbau jemaah haji tidak memasukkan air zamzam ke koper. Pemeriksaan koper berpotensi mengakibatkan keterlambatan penerbangan.
MADINAH – Kepala Daerah Kerja Madinah (Kadaker Madinah) Khalilurrahman mengimbau jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang akan diberangkatkan ke tanah air untuk tidak memasukan air zamzam didalam koper bagasi.
“Jika ternyata memang ada barang-barang yang diduga barang telarang seperti zamzam, itu nanti akan dikeluarkan,” ucap Kadaker Madinah Khalilurrahman usai meninjau penimbangan koper bagasi jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Madinah, Minggu (14/6/2026).
Khalilurrahman mengatakan, meskipun mungkin tidak melebihi kapasitas dan tidak diperiksa saat penimbangan koper bagasi, tetapi pihaknya sudah mengingatkan agar tidak berusaha menyembunyikan air zamzam didalam koper bagasi.
"Perlu diketahui proses berikutnya setelah koper ini diangkut oleh maskapai ke bandara, nanti akan ada proses pengecekan kembali, jika ada barang yang diduga air zamzam, nanti akan dikeluarkan dan nanti akan mengakibatkan keterlambatan penerbangan,” kata Khalilurrahman.
Selain air zamzam, Khalilurrahman juga mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk bagasi maupun kabin pesawat.
“Kalau untuk tas itu diperkenankan oleh maskapai sepanjang tidak melebih ketentuan, misalkan tidak lebih dari 7 kg dan hanya tas yang kabin. Kalau tas yang seperti di Arafah Muzdalifah, Mina (Armuzna) itu tidak diperkenankan supaya dimasukkan ke dalam kabin,” tandasnya.
Sebagai informasi, pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah ke tanah air akan dimulai pada Selasa (16/6/2026) dinihari hingga Selasa (30/6/2026) mendatang. (*/MCH)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


