Advertisement
Peristiwa Internasional

Pohon Robin Hood di Hutan Sherwood Dilaporkan Mati setelah Bertahan Lebih dari 1.000 Tahun

Pohon ek legendaris Major Oak di Hutan Sherwood, Inggris, yang dikaitkan dengan Robin Hood dan berusia lebih dari 1.000 tahun, dilaporkan mati akibat kombinasi perubahan iklim dan kerusakan akar.

TIMES Indonesia,
Pohon Robin Hood di Hutan Sherwood Dilaporkan Mati setelah Bertahan Lebih dari 1.000 Tahun
Pohon Ek kuno yang diperkirakan berusia 1000 tahun lebih dan dikaitkan dengan legenda Robin Hood dilaporkan mati. (FOTO: BBC)
A-AA+

JAKARTA Pohon ek kuno Major Oak yang selama berabad-abad dikaitkan dengan legenda Robin Hood di Hutan Sherwood, Inggris, dilaporkan telah mati setelah gagal menumbuhkan daun baru sepanjang musim semi tahun ini.

Pohon yang diperkirakan berusia antara 1.000 hingga 1.200 tahun itu menjadi salah satu ikon alam paling terkenal di Inggris sekaligus simbol cerita rakyat Robin Hood. 

Advertisement

Menurut Royal Society for the Protection of Birds (RSPB), organisasi konservasi yang mengelola kawasan Sherwood Forest, penyebab pasti kematian pohon tersebut sulit dipastikan.

"Pohon gagal menumbuhkan daunnya musim ini, ini kabar yang menyedihkan bagi semuanya," kata Hollie Drake of the Royal Society for the Protection of Birds dalam pernyataannya, Kamis (18/6/2026).

Namun, sejumlah faktor diyakini berkontribusi terhadap penurunan kesehatannya, mulai dari pemadatan tanah akibat jutaan pengunjung selama puluhan tahun, kerusakan sistem perakaran, gelombang panas, hingga kekeringan yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

Para ahli menemukan akar pohon mengalami kondisi tercekik dan kekurangan nutrisi sehingga tidak lagi mampu menopang kehidupan pohon. 

Major Oak telah menjadi daya tarik wisata utama di Sherwood Forest selama lebih dari dua abad. Pohon raksasa ini memiliki lingkar batang sekitar 11 meter dan kanopi yang membentang hingga 28 meter. Sejak tahun 1970-an, area di sekelilingnya telah dipagari untuk melindungi akar dari kerusakan lebih lanjut, sementara cabang-cabang besarnya ditopang dengan kabel dan penyangga khusus guna mencegah keruntuhan. 

Advertisement

Dalam legenda, Major Oak dipercaya pernah menjadi tempat persembunyian Robin Hood dan kelompoknya saat menghindari kejaran Sheriff Nottingham. Nama “Major Oak” sendiri berasal dari Mayor Hayman Rooke, seorang sejarawan dan antikuarian yang menulis tentang pohon tersebut pada tahun 1790 dan membantu memopulerkannya di kalangan masyarakat. 

Meski tidak lagi hidup, RSPB memastikan kisah Major Oak belum berakhir. Pohon itu akan tetap dipertahankan sebagai monumen alam sekaligus habitat penting bagi berbagai satwa liar.

Organisasi tersebut juga menyatakan pengalaman dalam merawat Major Oak akan menjadi pelajaran berharga untuk melindungi pohon-pohon ek kuno lainnya di Inggris pada masa mendatang.  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wahyu Nurdiyanto
PenulisWahyu NurdiyantoWartawan Sertifikasi Madya, lulusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia