Trump Kerahkan Bantuan AS untuk Venezuela Usai Diguncang Gempa
Trump menginstruksikan seluruh badan pemerintah AS untuk bersiaga membantu Venezuela setelah dua gempa besar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara itu.
JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengerahkan bantuan AS untuk Venezuela setelah negara itu diguncang dua gempa bumi besar yang memicu status darurat nasional. Trump menyatakan seluruh badan pemerintah AS telah diminta bersiaga untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
Melalui platform Truth Social, Trump menyebut Amerika Serikat siap bergerak cepat membantu Venezuela yang terdampak bencana.
"Dua gempa besar yang melanda rakyat Venezuela terjadi dalam skala besar dan mengakibatkan korban tewas yang besar. AS senantiasa siap, ingin, dan mampu membantu," tulis Trump.
Venezuela Tetapkan Status Darurat Nasional
Pemerintah Venezuela resmi menetapkan status darurat nasional setelah dua gempa kuat mengguncang wilayah negara tersebut pada Rabu waktu setempat.
Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan keputusan tersebut diambil sesuai ketentuan konstitusi untuk mempercepat penanganan dampak bencana.
Rodriguez juga mengungkapkan bahwa Bandara Internasional Maiquetia, salah satu pintu masuk utama negara itu, terpaksa ditutup karena mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa.
Selain itu, sedikitnya 20 gempa susulan tercatat setelah dua gempa utama terjadi.
Sejumlah Negara Tawarkan Bantuan
Menurut Rodriguez, sejumlah negara telah menyampaikan kesiapan untuk membantu Venezuela. Selain Amerika Serikat, dukungan juga datang dari Panama, Qatar, Kuba, Nikaragua, Turki, Yordania, Kolombia, Barbados, Inggris, Brasil, dan Meksiko.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan dua gempa besar yang melanda Venezuela memiliki magnitudo 7,2 dan 7,5.
Pusat gempa tercatat berada sekitar 16 kilometer dari Kota Moron dan 24 kilometer dari San Felipe.
Sementara itu, Trump menegaskan telah menginstruksikan seluruh instansi pemerintah AS untuk siap memberikan respons cepat terhadap situasi darurat tersebut.
"Kami akan tiba di sana demi teman kita yang baru dan hebat," ujar Trump.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


