Topan Bavi Terjang China: 900.000 Jiwa Mengungsi, Taiwan dan Jepang Turut Terdampak
Topan Bavi memaksa evakuasi lebih dari 900.000 jiwa di China. Taiwan tutup bandara dan ribuan orang mengungsi. Jepang alami pemadaman listrik. 17 tewas di Filipina akibat dampak topan.
MALANG – JAKARTA – Lebih dari 900.000 orang telah mengungsi dari rumah mereka di China seiring mendekatnya Topan Bavi yang menerjang Taiwan utara dan kepulauan Jepang bagian barat daya, Sabtu (11/7/2026).
Topan ini diperkirakan akan mendarat di China pada Minggu (12/7/2026) dini hari.
Pemerintah kota Beijing dan Wenzhou melaporkan evakuasi massal tersebut. Dilaporkan oleh media negara, lebih dari setengah juta orang telah dievakuasi di Provinsi Zhejiang, tempat Wenzhou berada, dan lebih dari 100.000 lainnya di Provinsi Fujian.
Hujan yang sangat deras diperkirakan akan melanda Zhejiang timur dan Fujian timur laut, menurut stasiun televisi negara CCTV. Di Kota Xiaguan, Zhejiang, seluruh populasi lebih dari 10.000 orang dievakuasi karena risiko "angin kencang".
Cuaca ekstrem telah menyebabkan kekacauan di China selatan dan tengah pekan ini, dengan badai menewaskan sedikitnya 39 orang, menyebabkan puluhan sungai meluap, dan satu bendungan jebol.
Dampak di Taiwan dan Jepang
Meskipun Taiwan dan Jepang sejauh ini belum melaporkan korban jiwa akibat topan tersebut, 17 orang tewas di Filipina akibat hujan deras yang dibawa oleh musim barat daya yang diperkuat oleh dampak Bavi.
Di Taiwan, pemerintah mengevakuasi lebih dari 14.000 orang dari daerah pegunungan. Sebanyak 920 penerbangan internasional dibatalkan, menutup Bandara Internasional Taoyuan di luar Taipei dan 282 penerbangan domestik.
Hampir semua kota dan kabupaten di Taiwan mendeklarasikan hari libur topan, menutup kantor dan sekolah.
Di Okinawa, Jepang, lebih dari 18.000 rumah tangga kehilangan aliran listrik saat topan menerpa kepulauan barat daya, dengan wilayah Miyako paling parah terdampak. Maskapai penerbangan Jepang membatalkan puluhan penerbangan, mempengaruhi lebih dari 26.000 penumpang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


