Advertisement
Peristiwa Nasional

Peristiwa Penting pada 11 Agustus, Lahirnya Singo Edan

Beberapa peristiwa penting terjadi pada 11 Agustus. Di Indonesia, khsusus di Malang, Jawa Timur, 11 Agustus menjadi sebuah moment bersejarah bagi sebagian besar warganya.

TIMES Indonesia,
Peristiwa Penting pada 11 Agustus, Lahirnya Singo Edan
ILUSTRASI. (Grafis: TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Beberapa peristiwa penting terjadi pada 11 Agustus. Di Indonesia, khsusus di Malang, Jawa Timur, 11 Agustus menjadi sebuah moment bersejarah bagi sebagian besar warganya.

Ya, pada tanggal 11 Agustus 1987 atau 30 tahun lalu, lahir atau berdiri sebuah klub sepak bola Arema. Arema kemudian tumbuh menjadi klub sepak bola yang disegani di Indonesia. Klub berjuluk Singo Edan ini dikenal sebagai klub dengan jumlah suporter fanatik yang besar, yakni Aremania.

Advertisement

Arema yang merupakan kepanjangan Arek Malang juga menjadi sebuah identitas budaya bagi sebagian besar warga Malang. Orang Malang ya Arema.

Banyak prestasi penting yang diukir oleh tim yang berhome base di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana ini, seperti juara Galatama (1993), juara Liga  Super Indonesa 2010 dan juara Divisi 2 pada 2004.

Berikut beberapa peristiwa penting pada 11 Agustus:

1919 - Republik Weimar mengadopsi konstitusinya.

1934 - Penjara Alcatraz di San Francisco Bay, California, Amerika Serikat (AS) dibuka. Sebelum difungsikan untuk mengurung tahanan sipil, Pulau Alcatraz dijadikan sebagai benteng bagi militer AS.

Advertisement

1952 - Hussein menjadi sebagai Raja Yordania. Ia belum genap berusia 17 tahun saat menggantikan ayahnya, Talal bin Abdullah. Hussein memimpin Yordania hingga akhir hayatnya pada 7 Februari 1999. Dengan masa kepemimpinan selama 46 tahun,

1960 - Chad merdeka.

1987 - Berdirinya Arema Malang, klub sepak bola Indonesia.

2003 - Riduan Isamuddin atau Hambali, pemimpin Jemaah Islamiyah, ditangkap di Bangkok, Thailand.
Hambali dituding memiliki peran penting dalam peristiwa Bom Bali 2002 yang menghancurkan Sari Club dan Paddy’s Bar pada 12 Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang. Kini, ia ditahan di penjara di Guantanamo, Kuba. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia