Advertisement
Peristiwa Nasional

Hasil Citra Satelit, Ratusan Hektare Area di Palu dan Sigi Amblas

Hasil penginderaan jauh menggunakan citra satelit Pleiades dan Sentinel 2 oleh LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) menunjukkan ratusan hektare area di Sulawesi Tengah amblas

TIMES Indonesia,
Hasil Citra Satelit, Ratusan Hektare Area di Palu dan Sigi Amblas
Ilustrasi citra satelit gempa Sulteng (Foto: digitalglobe dari inarisk.bnpb.go.id)
A-AA+

JAKARTA Hasil penginderaan jauh menggunakan citra satelit Pleiades dan Sentinel 2 oleh LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) menunjukkan ratusan hektare area di Sulawesi Tengah amblas akibat Gempa Donggala dan Palu Sulteng berkekuatan 7,4 SR pada Jumat (28/10/2018) lalu.

Tim Tanggap Darurat Bencana LAPAN menyampaikan, menurut interpretasi visual data dua satelit tersebut, 180 hektare area amblesan di Petobo, Kota Palu  dengan 2.050 bangunan rusak dan 168 unit kemungkinan rusak.

Advertisement

Sedangkan di Jono Oge, Kabupaten Sigi, luasan area amblesan mencapai 202 hektare dengan jumlah bangunan rusak 366 dan 23 unit bangunan yang kemungkinan rusak. Walau lebih luas, bangunan yang rusak lebih sedikit dibanding Petobo karena di Jogo One jarang permukiman.

Tim Tanggap Darurat Bencana LAPAN menggunakan data satelit Pleiades tanggal 6 Juli 2018, serta data satelit Sentinel 2 tanggal 17 September 2018 (sebelum gempa) dan 2 Oktober 2018 (setelah gempa).

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN, Priyatna menjelaskan, satelit Sentinel 2 yang memiliki resolusi spasial 10 meter, digunakan untuk delineasi luas wilayah amblesan. Sedangkan data Pleiades digunakan untuk identifikasi kerusakan bangunan.

"Kalau ukuran amblas memang dari satelit tidak terdeteksi secara spesifik,"ucapnya sembari menambahkan jika tim LAPAN akan terus menyisir dan menghitung jumlah kerusakan Gempa Donggala dan Palu Sulteng berdasar data satelit penginderaan jauh dari berbagai sumber. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ferry Agusta Satrio
PenulisFerry Agusta SatrioLulusan Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Bergabung dengan TIMES Indonesia pada 2015.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia