Advertisement
Peristiwa Nasional

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019, BNPB Usung Perempuan Menjadi Guru

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengusung tema

TIMES Indonesia,
Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019, BNPB Usung Perempuan Menjadi Guru
Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan (dua dari kiri) dalam sebuah diskusi di Gedung Auditorium BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019). Foto: Rahmi Yati Abrar/TIMES Indonesia
A-AA+

JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengusung tema "Perempuan Menjadi Guru" dalam perayaan Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 26 April 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan dalam sebuah diskusi di Gedung Auditorium BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Advertisement

Lilik menjelaskan, sebagai negara yang rawan akan bencana, sudah seharusnya simulasi kesiapsiagaan dan penanganan bencana masif dilakukan.

"Maka kami BNPB mengajak setiap tanggal 26 April, itu ada hari kesiapsiagaan bencana. Tahun ini, tahun 2019 temanya adalah perempuan menjadi guru, guru siaga bencana, rumah menjadi sekolahnya," ujar Lilik, Jumat (8/2/2019).

BACA JUGA: Debat Pilpres 2019 Kedua Bahas Lingkungan Hidup, Ini Harapan BNPB

Pemilihan tema ini lanjut Lilik, dikarenakan mayoritas korban bencana adalah perempuan. Misalnya perempuan yang memiliki anak, sudah naluriah seorang ibu mengutamakan keselamatan anaknya hingga kesempatan untuk menyelamatkan diri sendiri terkesampingkan.

"Kemudian perempuan hamil, mereka butuh bantuan orang lain untuk menyelamatkan diri. Begitu orang lain tidak ada yang membantu maka mereka akan rentan jadi korban," tutur Lilik.

Advertisement

Tak hanya dari segi fisik, kebanyakan perempuan juga lemah dari sisi pengetahuan. Lilik menyebut, perempuan yang mayoritas tinggal di rumah besar kemungkinan tak terpapar dengan informasi terkait bencana.

Oleh karenanya, BNPB akan menjadikan perempuan sebagai pelaku. Caranya, yakni dengan memperbarui (update) informasi dan pengetahuan melalui program Dharma Wanita (DW). Di mana anggota DW ini yang akan dilatih di pusat dan kemudian mereka turun ke daerah-daerah.

"Jadi informasi-informasi mengenai kebencanaan di sekitar wilayah mereka itu mereka akan tahu. Sehingga mereka kalau ketemu akan saling mengobrolkan itu.

Ini yang kita harapkan masyarakat bisa mengetahui itu dan membuat rencana terkait (kesiapsiagaan bencana) itu," ujar Lilik mengakhiri penjelasan berkaitan dengan tema "Perempuan Menjadi Guru" yang diusung BNPB dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia