Advertisement
Peristiwa Nasional

IJTI Jakarta: Tak Ada yang Istimewa dengan Profesi Jurnalis

Ketua IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Jakarta, Andry Hariana turut menyikapi maraknya persekusi yang dialami oleh jurnalis belakangan ini. Menurutnya, sebenarnya tak ada yang istimewa dengan profesi tersebut.

TIMES Indonesia,
IJTI Jakarta: Tak Ada yang Istimewa dengan Profesi Jurnalis
Aliansi Jurnalis Independen
A-AA+

JAKARTA Ketua IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Jakarta, Andry Hariana turut menyikapi maraknya persekusi yang dialami oleh jurnalis belakangan ini. Menurutnya, sebenarnya tak ada yang istimewa dengan profesi tersebut.

"Nggak ada yang istimewa dengan profesi jurnalis karena sama dengan profesi lain. Tapi ketika orang berhubungan dengan profesi lain seharusnya memahami profesi apa yang disandang orang lain tersebut," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Jumat (22/2/2019) malam.

Advertisement

Andry menilai, persekusi yang kerap terjadi terhadap wartawan merupakan akibat kurang dipahaminya cara kerja jurnalis oleh masyarakat. Padahal kata dia, dalam bekerja, jurnalis diatur dan dilindungi oleh Undang-undang yang berlaku.

Misalnya media elektronik seperti TV, gambar yang dimuat dipagari oleh Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI. Sedangkan untuk media cetak dan online ada Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Seperti banyak diberitakan, publik belakangan ini dihebohkan dengan kabar adanya tindakan persekusi disertai kekerasan terhadap beberapa wartawan yang meliput acara Munajat 212, di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) malam.

Selain IJTI, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta pun melayangkan kecaman atas persekusi terhadap jurnalis tersebut. Bahkan Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani Amri mendesak aparat kepolisian untuk menangkap para pelaku dan diadili di pengadilan hingga mendapatkan hukuman seberat-beratnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rahmi Yati Abrar
PenulisRahmi Yati Abrar Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia