Advertisement
Peristiwa Nasional

Raja-Raja Nusantara Tak Rela NKRI Terpecah Gara-Gara Pileg dan Pilpres

Raja-Raja Nusantara tidak rela kalau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pecah gara-gara Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).

TIMES Indonesia,
Raja-Raja Nusantara Tak Rela NKRI Terpecah Gara-Gara Pileg dan Pilpres
Raja-Raja Nusantara saat melakukan penanaman pohon sesaat setelah Pelantikan Pengukuhan Pengurus MCKN dan Barisan Baranusa Kota Batu Jatim dan Deklarasi Koperasi Adat Raja Sultan Nusantara di Songgoriti, Kota Batu. (FOTO: M Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Raja-Raja Nusantara tidak rela kalau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pecah gara-gara Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).

Dulu Raja-Raja Nusantara rela meleburkan diri menyerahkan wilayahnya ke dalam NKRI demi persatuan dan kesatuan karena itu mereka tidak rela kalau saat ini ada yang berniat memecah belah bangsa ini.

Advertisement

Hal itu dikemukakan oleh Sultan Iskandar Mahmud Badarudin, Sultan Palembang Darussalam yang juga Ketua Umum Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra), di Kota Batu (25/3/2019).

TIMES-Indonesia-Raja-Raja-Nusantara-2.jpg

“Dulu kami adalah state sebelum bergabung dengan NKRI, tapi sejak 17 Agustus 1945 kami melebur, kami menjadi kesatuan, wajib bagi kamu untuk menjaga NKRI,” kata Sultan Iskandar Mahmud Badarudin.

Ia menegaskan akan mengawal  Pemilu tahun 2019 agar berjalan dengan baik. Hal tersebut dikemukakan Iskandar usai melantik Pengurus MCKN (Majelis Cindekiawan Kraton Nusantara dan Barisan Baranusa (Adat Raja Sultan Nusantara) Kota Batu Jatim dan Deklarasi Koperasi Adat Raja Sultan Nusantara di Songgoriti, Kota Batu.

Organisasi ini ada, menurut Iskandar adalah bentuk kecintaan Yasutra  kepada NKRI. Selain itu untuk membantu masyarakat agar tetap menjaga adat, pelestari budaya dan jati diri bangsa yang saat ini mulai pudar.

Advertisement

“Kita ingin mengembalikan jati diri bangsa, kita minta anak bangsa jangan sampai terpukau dengan medsos dan budaya luar, sehingga melupakan budaya yang adiluhung, peninggalan nenek moyang kita,” kata Iskandar.

TIMES-Indonesia-Raja-Raja-Nusantara-3.jpg

Ia mengatakan yayasan yang dipimpinnya adalah mitra strategis Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

Dalam pelantikan yang dilaksanakan di Klemuk, Songgoriti ini, dihadiri perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kehutanan. Hadir juga Kasdam V Brawijaya, Brigjend TNI M Bambang Ismawan SE MM, Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto Sik MSi dan Plt Kepala Dinas Pariwisata, Imam Suryono.

Raja-Raja Nusantara tidak rela kalau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pecah gara-gara Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhammad Dhani Rahman
PenulisMuhammad Dhani RahmanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia