Advertisement
Peristiwa Nasional

Unit Percetakan Alquran di Bogor Kini Hidup Lagi

Unit Percetakan Alquran (UPQ) milik negara yang terletak di Ciawi, Bogor, kini "hidup lagi" bahkan bisa melayani permintaan percetakan langsung dari masyarakat.

TIMES Indonesia,
Unit Percetakan Alquran di Bogor Kini Hidup Lagi
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin saat merilis cetakan Mushaf Standar Indonesia (MSI), Juz Amma dan Terjemahnya, serta Surat Yasin di Ciawi, Bogor. (FOTO: Kemenag)
A-AA+

BOGOR Unit Percetakan Alquran (UPQ) milik negara yang terletak di Ciawi, Bogor, kini "hidup lagi" bahkan bisa melayani permintaan percetakan langsung dari masyarakat.

"Inilah satu-satunya UPQ milik negara dan sekarang tidak lagi hanya mengerjakan berbasis APBN, tapi juga bisa mencetak Alquran dari dana di luar APBN," kata Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin saat merilis cetakan Mushaf Standar Indonesia (MSI), Juz Amma dan Terjemahannya, serta Surat Yasin di Ciawi, Bogor,  Kamis (17/10/2019).

Advertisement

Ketiga cetakan itu sudah menggunakan naskah terbaru dari LPMQ hasil karya dari kaligrafer putra bangsa.

kemenag-b.jpg

UPQ ini pernah mengalami fase hampir mati. Saat itu, mesin tidak bekerja hingga sebagian berkarat. Gedung yang berlokasi di Ciawi, Bogor ini tampak kotor dan kumuh. 

Perlahan kondisinya berubah sejak 2016. "Alhamdulillah, tiga tahun terakhir, kami dapat kekuatan, komitmen, dan dedikasi dari petugas untuk mengurus mushaf Alquran," tambah Menag.

"Alhamdulillah, kami mampu menjaga dan memelihara. UPQ adalah peninggalan para pendahulu kita. Karenanya jadi kewajiban kita untuk menjaga, memelihara, dan menghadirkan yang lebih baik," ujarnya.

Advertisement

Tidak sekedar menjaga, lanjut Menag, UPQ juga mampu mengembangkan kegiatannya. Ini terlihat dari yang dicetak tidak hanya Mushaf Alquran serta Alquran dan terjemahnya, tapi ada Alquran pojok, juz amma, dan Surat Yasin.

Dalam kesempatan itu, Menteri Agama juga meresmikan cetak perdana 1000 eksemplar Al-Quran Terjemah Bahasa Mandar yang diajukan oleh Balai Litbang dan Diklat Makassar. Cetak perdana ini sekaligus menandai dimulainya PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) UPQ.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan memberi apresiasi keberadaan UPQ di Ciawi, Bogor ini. Apalagi, UPQ ini kini juga menjadi destinasi wisata pendidikan. 

"Masyarakat kini tahu di Ciawi ada UPQ. Ini salah satu yang perlu kita dukung dan menjadi destinasi wisata pendidikan," kata Iwan Setiawan yang mewakili Bupati Bogor pada Sosialisasi Program Pengembangan UPQ di Bogor, Kamis (17/10/2019). 

Sosialisasi itu juga dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin beserta jajarannya.

Kehadiran UPQ, lanjut Iwan, bisa menjadi ikon dakwah Islam. UPQ juga menjadi wahana pemberantasan buta pemahaman Alquran di Bogor.

Karena itu iapun berharap Unit Percetakan Alquran memberi sumbangsih dalam pengembangan SDM dan kecintaan masyarakat Bogor terhadap Alquran. "Kami jadi termotivasi untuk terus mengembangkan kehidupan sosial keagamaan di Bogor," tuturnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Widodo Irianto
PenulisWidodo IriantoPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia