Nadim Makarim Apresiasi Capaian Balikpapan Kembangkan Wisata Budaya
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Muhaimin menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI di Jakarta pada tanggal 26-29 Februari 2020.

JAKARTA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Muhaimin menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI di Jakarta pada tanggal 26-29 Februari 2020.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten dan kota yang ada di Indonesia, sementara itu kota Balikpapan terpilih menjadi salah satu kota yang diminta kemendikbud memaparkan Cagar Budaya yang ada di daerahnya.
Dalam presentasinya di depan Mendikbud Nadiem Makarim, Muhaimin memaparkan situs sejarah budaya yang ada di kota Balikpapan di antaranya situs peninggalan perang dunia ke 2 seperti meriam jepang, bunker, makam jepang, tugu Australia dan destinasi budaya lainnya.
"Kami memaparkan situs budaya dan juga destinasi wisata yang juga tidak kalah menarik seperti sumur mathilda sebagai cikal bakal berdirinya pertamina kota Balikpapan, rumah panggung, rumah dahor, rumah lengkung serta alat musik tradisional sampek tidak ketinggalan juga aneka adat budaya 116 paguyuban yang ada di Balikpapan," jelasnya kepada TIMES Indonesia, Sabtu, (29/02/2020).
Mendikbud, Nadiem Makarim dalam kegiatan tersebut menyempatkan berdialog dengan kadisdikbud kota Balikpapan, Muhaimin terkait upaya yang telah dilakukan Kota Balikpapan dalam mengenalkan cagar budaya yang ada.
"Mas menteri terpesona serta kagum atas capaian yang sudah dilakukan oleh kota Balikpapan dalam memperkenalkan dan memajukan cagar budaya yang ada bahkan dalam rakornas ini mas menteri berjanji akan membantu merekomendasikan ke Kedubes Australia dan Selandia Baru dan Ke Kementerian BUMN," ungkapnya.
Tidak hanya itu anggaran melalui Dirjen Kebudayaan untuk kota Balikpapan akan dimaksimalkan pula dalam membantu pengembangan wisata budaya yang diyakini akan terkoneksi dan terkolaborasi dengan daerah-daerah yang ada di Kalimantan Timur.
"Seperti orang utan di Kutai Kartanegara dan derawan yang ada di Berau, selain mengenalkan suku asli yang ada juga diminta mengenalkan kuliner yang ada," ucapnya.
Dalam kesempatan itu juga Muhaimin dengan lugas siap melaksanakan arahan mendikbud terkait pengembangan, perlindungan dan pelestarian cagar budaya yang ada di kota Balikpapan agar bisa mendukung wisata budaya yang sudah dijalankan pemkot Balikpapan selama ini.
Diketahui, Rakornas Kebudayaan 2020 diikuti 1.083 peserta dari 34 provinsi dan juga asosiasi, kementerian dan berbagai lembaga lainnya termasuk kota Balikpapan yang didaulat sebagai salah satu narasumber. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

