Imbas Corona, Stok Darah PMI Surabaya Menipis
Ditengah pandemi virus corona atau covid-19, Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Surabaya (PMI Surabaya) mengalami krisis stok darah.

SURABAYA – Ditengah pandemi virus corona atau covid-19, Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Surabaya (PMI Surabaya) mengalami krisis stok darah. Penurunan stok darah ini hingga mencapai 60 persen.
Lantaran biasanya setiap hari bisa mencapai 450 kantong darah, namun karena pandemi Corona stok darah drastis turun kurang lebih 200 kantong saja.
Jumlah ini tentu sangat menghawatirkan, pasalnya kebutuhan darah tidak bisa ditunda karena ada pasien-pasien yang harus segera menjalankan transfusi darah.

"Normalnya biasanya jumlah pendonor darah perhari itu 400-450 kantong, nah ini sejak ada Corona mengalami penurunan kurang lebih sehari 200 kantong," ujar dr. Martono Adi T, Kepala bagian (Kabag) Pelayanan dan Humas PMI Surabaya kepada TIMES Indonesia.
Selain itu, Martono juga mengatakan bahwa UTD PMI kota Surabaya siap menjemput masyarakat yang siap untuk mendonorkan darahnya.
"Kami siap menjemput bola, jadi jika ada minimal 5 orang yang siap untuk donor darah maka kami siap untuk menjemputnya," tambah Martono.
Kendati demikian, per hari Rabu (1/4/2020) penurunan stok darah terjadi pada semua produk darah mulai dari AHF, FFP, PCR, PRC, TC, WB.
Sementara itu, Humas UTD PMI Kota Surabaya, Triksi Hendria juga mengatakan jenis PRC dan Trombosit jelas masih kekurangan di UTD PMI Kota Surabaya.,
"Biasanya kalau aman itu PRC sampai 500 sedangkan ini hanya 147, jadi masih kekurangan. Kalau trombosit aman itu sampai 750," ungkap Triksi.
Dengan itu, UTD PMI Surabaya menjamin keamanan dalam donor darah dan melalui pengawasan yang ketat agar masyarakat tidak khawatir lagi akan tertular covid-19 pada saat donor darah.
PMI Surabaya juga mengimbau kepada masyarakat Kota Surabaya untuk melakukan donor darah di UTD PMI Kota Surabaya Jl. Embong Ploso No.7-15 Surabaya, buka setiap hari 24 jam. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

