Advertisement
Peristiwa Nasional

Okupansi Turun, KA Joglosemarkerto dan KA Kamandaka Dibatalkan Perjalanannya

KA Joglosemarkerto dengan relasi Purwokerto-Semarang-Solo-Purwokerto pp, pernah jaya di masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Bahkan sempat mendapat peringkat sebagai perjalanan KA paling tinggi okupansi penumpangnya.

TIMES Indonesia,
Okupansi Turun, KA Joglosemarkerto dan KA Kamandaka Dibatalkan Perjalanannya
KA Joglosemarkerto baru berangkat dari stasiun Yogyakarta. (FOTO: Muhammad Ridlo/TIMES Indonesia)
A-AA+

MADIUN KA Joglosemarkerto dengan relasi Purwokerto-Semarang-Solo-Purwokerto pp, pernah jaya di masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Bahkan sempat mendapat peringkat sebagai perjalanan KA paling tinggi okupansi penumpangnya.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto, pada hari biasa, sebelum merebaknya Covid-19, okupansi penumpang KA Joglosemarkerto rata-rata bisa mencapai 150 persen.

Advertisement

Karena imbas meningkatnya penyebaran virus Covid-19 berdampak terhadap penurunan okupansi pada KA Joglosemarkerto dan juga KA Kamandaka.

"Dengan semakin meningkatnya penyebaran virus Covid-19, berdampak pula terhadap menurunnya okupansi KA Joglosemarkerto dan KA Kamandaka, sehingga PT KAI membatalan perjalanan KA tersebut mulai 20 April 2020," ungkap Supriyanto, Sabtu (18/4/2020).

Dan mulai tanggal 20 - 30 April 2020, seluruh perjalanan KA Joglosemarkerto, relasi Purwokerto-Solo-Semarang-Purwokerto pp, serta perjalanan KA Kamandaka, relasi Purwokerto-Semarang pp.

Juga dibatalkan 4 perjalanan KA Prameks, relasi Kutoarjo-Solo PP.

Supriyanto menyampaikan, mulai 20 April 2020, 82 KA jarak jauh dan lokal di wilayah Daop 5 Purwokerto yang dibatalkan perjalanannya.

Advertisement

Perjalanan KA yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto, yang masih beroperasi adalah KA Wijayakusuma, relasi Cilacap-Kroya-Surabaya Gubeng-Ketapang pp, KA Bima, relasi Surabaya Gubeng-Purwokerto- Gambir pp, KA Ranggajati, relasi Cirebon-Purwokerto-Surabaya Gubeng-Jember pp, KA Kahuripan, relasi Blitar-Kroya-Kiaracondong pp.

Untuk KA yang masih operasional, PT KAI hanya membuka penjualan tiket sebanyak 50 persen dari kapasitas tempat duduk.

"Hal ini bertujuan untuk menjaga physical distancing antar penumpang di atas kereta," jelas Supriyanto.

Selain itu, mulai 12 April 2020, PT KAI mewajibkan memakai masker bagi calon penumpang yang hendak naik KA maupun yang sudah di atas KA.

Apabila calon penumpang menolak memakai masker saat boarding, PT KAI akan melarang masuk stasiun serta mengembalikan bea tiket 100 persen.

Dan bagi penumpang di atas KA yang menolak memakai masker, akan diturunkan dalam perjalanan pada kesempatan pertama.

"Hal ini sesuai kebijakan pemerintah serta rekomendasi WHO, yang mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," terangnya.

Bagi calon penumpang yang KA-nya batal berangkat akan dikembalikan bea tiketnya 100 persen. Penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan mengikuti petunjuk selanjutnya.

Apabila belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket stasiun.

 

Pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh dan Lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai.

Penumpang dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon di 021-121, email [email protected], atau media sosial  @kai121 untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perjalanan KA-nya.

"KAI mohon maaf kepada para penumpang yang perjalanannya tertunda karena dampak dari pembatalan sejumlah perjalanan KA," ungkap Supriyanto.

Perkembangan situasi dan informasi terkait perjalanan KA akan kami sampaikan lebih lanjut.

Dan kita berdoa serta berharap semoga kondisi yang menimpa bangsa Indonesia ini segera berakhir dan semua bisa kembali normal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia