Advertisement
Peristiwa Nasional

Dampak Covid-19, Penjualan Ikan di Tuban Menurun

Penetapan Kabupaten Tuban sebagai zona merah penyebaran virus corona (covid-19) di Jawa Timur, berdampak pula pada sektor perikanan. Nelayan pesisir pantura dan sejumlah pedagang Ikan

TIMES Indonesia,
Dampak Covid-19, Penjualan Ikan di Tuban Menurun
Aktivitas penjual dan pembeli di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Glondonggede, kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban (22/04/2020). (Foto: Ahmad Istihar/TIMES Indonesia)
A-AA+

TUBAN Penetapan Kabupaten Tuban sebagai zona merah penyebaran virus corona (covid-19) di Jawa Timur, berdampak pula pada sektor perikanan. Nelayan pesisir pantura dan sejumlah pedagang Ikan hasil tangkapan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo merasakan sepinya pembeli.

“Hampir sebulan ini pembeli dalam kota sepi, apalagi dari luar kota. Jadinya ikan dibuang-buang,” ujar Mbah Jiah pedagang ikan di TPI Glondonggede.

Advertisement

Para pedagang mengatakan, TPI sepi pembeli sejak ada penerapan kebijakan jaga jarak. 

“Ya menurun banyak, kalau sebelum maraknya virus jualan dapat Rp 8 Juta persehari. Sekarang paling besar mendapat Rp 3- 4 juta,” tutur Subiyanto yang berjualan ikan laut di TPI Glondonggede

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan kabupaten Tuban, Dr.Ir.M.Amenan,MT.,Mengatakan secara keseluruhan hasil tangkapan ikan nelayan melimpah, dalam pendistribusian jual beli berjalan lancar, kalau ada penurunan harga sekitar 10 -20 persen karena mekanisme pasar.

“Itu (penurunan harga) hanya soal mekanisme biasa pangsa pasar, untuk sisi penjualan menurun kisaran 10 persen,” ucapnya.

Selain mekanisme pasar soal penawaran dan permintaan pasar, Dinas Perikanan tetap menjaga pusat –pusat distribusi dan menampung hasil laut para nelayan pesisir Tuban. Ini karena masih terdapat sejumlah 14 pabrik yang diperintahkan oleh kementerian untuk menyerap dan menampung hasil kelautan tersebut.

Advertisement

“Jadi masih ada sejumlah 14 pabrik yang menyerap dan menampung hasil ikan laut. Meskipun, di wilayah lain seperti Rembang ada penutupan.

Ia menambahkan penurunan harga hasil tangkapan ikan nelayan pesisir Tuban di pasaran hanya soal supplay and demand. “Kalau hasil laut melimpah, harga menurun. Ini hanya soal supplay and demand, kami harap pabrik tetap menerima hasil produki laut sesuai anjuran Kementerian,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisAhmad Istihar (MG-203) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia