Presiden Perintahkan Risma Turun ke Lokasi Gempa Majene

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden RI Jokowi langsung memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo dan Mensos RI Tri Rismaharini atau Risma untuk turun ke lokasi gempa Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
"Pagi ini 15 Januari 2021, Kepala BNPB siap siap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bersama sejumlah anggota DPR RI dari Komisi VIII. Mendengar kabar terjadinya gempa di Mamuju Sulbar," kata Tenaga Ahli BNPB Egy Massadiah, Jumat (15/1/2021).
Advertisement
"Presiden memerintahkan Doni Monardo dan Mensos Risma berangkat ke Mamuju dan segera merubah rencana, berangkat ke Mamuju Sulawesi Barat," tambahnya.
Dari bencana tersebut, saat ini sebanyak 8 orang dilaporkan meninggal dunia dan 637 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi di Kabupaten Majene, Jumat (14/1/2021) dini hari itu.
Selain korban meninggal dan luka-luka, berdasarkan laporan dari BNPB, kurang lebih 15 ribu orang mengungsi ke tempat yang relatif lebih aman.
Dilaporkan terdapat 10 titik pengungsian yang tersebar di sejumlah desa, yakni Kota Tinggi, Desa Lombong, Kayu Angin, Petabean, Deking, Mekata, Kabiraan, Lakkading, Lembang, dan Limbua. Desa-desa tersebut berada tiga kecamatan yakni Ulumanda, Malunda, dan Sendana.
Untuk penanganan gempa Majene, Presiden RI Jokowi telah memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo dan Mensos Tri Rismaharini untuk turun. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Rizal Dani |