Advertisement
Peristiwa Nasional

Sejarah Hari Ini: 28 Maret, Gempa Sumatra, Pesawat Garuda Dibajak Hingga Pangeran Diponegoro

Sejarah hari ini mencatat beberapa peristiwa penting yang terjadi pada 28 Maret. Mulai gempa bumi dahsyat di Sumatra Barat, pembajakan pesawat Garuda Indonesia hingga penangkapan Pangeran Diponegoro oleh Belanda.

TIMES Indonesia,
Sejarah Hari Ini: 28 Maret, Gempa Sumatra, Pesawat Garuda Dibajak Hingga Pangeran Diponegoro
Kondisi Masyarakat Pasca dahsyat dengan kekuatan 8,6 magnitudo menguncang kawasan Sumatra Barat pada 28 Maret 2005 pukul 23.09 WIB, menyebabkan lebih 1000 orang meninggal(Foto: Getty Image via telegraph.uk)
A-AA+

JAKARTA Sejarah hari ini mencatat beberapa peristiwa penting yang terjadi pada 28 Maret. Mulai gempa bumi dahsyat di Sumatra Barat, pembajakan pesawat Garuda Indonesia hingga penangkapan Pangeran Diponegoro oleh Belanda.

2005: Gempa 8,6 M di Sumatra Barat

Gempa dahsyat dengan kekuatan 8,6 magnitudo menguncang kawasan Sumatra Barat pada 28 Maret 2005 pukul 23.09 WIB. Gempa ini menyebabkan lebih 1000 orang meninggal dunia dan ratusan orang terluka.

Advertisement

Pusat gempa ini terjadi di bawah permukaan Samudra Hindia, 200 km sebelah barat Sibolga, Sumatera Utara atau sekitar setengah jarak pulau Nias dan Simeulue. Gempa kali ini merupakan gempa terbesar ke delapan di dunia sejak tahun 1900.

1981: Pesawat Garuda Dibajak Teroris

Pesawat-Garuda.jpg
Pesawat Garuda PK-BNJ "Woyla" yang dibajak.(Foto: Dok. Kompas)

Pada 28 Maret 1981, pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia rute Jakarta-Medan dibajak teroris kelompok Komando Jihad.

Pesawat yang mengangkut 48 penumpang ini kemudian dibelokkan menuju bandara internasional Penang, Malaysia dan terakhir ke Bangkok, Thailand. Teroris menuntut pembebasan 80 orang tahanan yang terlibat dalam penyerangan Kosekta 8606 Pasir Kaliki di Bandung pada 11 Maret 1981. 

Pembajakan berakhir pada 31 Maret 1981, di Bandara Mueang, Bangkok, Thailand. Saat itu pasukan Grup 1 Para Komando dari Komando Pasukan Sandi Yudha (Koppasandha, sekarang bernama Kopassus) melakukan penyerbuan.

Advertisement

Empat orang teroris ditembak mati  sedangkan satu orang teroris, Imran bin Muhammad Zein, ditangkap lalu dihukum mati. Pilot Kapten Herman Rante dan anggota Koppasandha bernama Achmad Kirang menjadi korban tewas dalam operasi pembebasan. 

1830: Penangkapan Pangeran Diponegoro

Lukisan-Pangeran-Diponegoro.jpg
Lukisan karya Raden Saleh tentang penangkapan Pangeran Diponegoro (Foto: Wikipedia)

Sejarah mencatat, pada 28 Maret 1830, Pangeran Diponegoro ditangkap Belanda. Penangkapan dilakukan dengan cara licik, yakmj mengajak Pangeran Diponegoro berunding. 

Saat itu, Belanda sudah babak belur dan nyaris bangkrut akibat perang Jawa yang dikobarkan oleh Pangeran Diponegoro. Oleh karena itu, Belanda menggunakan taktik perundingan.

Pangeran Diponegoro kemudian diasingkan ke Manado. Setelah pengasingan tersebut, Pangeran Diponegoro dipindah lagi ke Makassar hingga dirinya wafat pada 8 Januari 1855.

Sejarah hari ini juga mencatat, pada 28 Maret 1986 adalah kelahiran penyanyi Amerika Serikat Lady Gaga, pelaksanaan Earth Hour 2009 dan pesawat Soyuz TMA-O8m Membawa 3 Astronot Menuju Stasiun Ruang Angkasa Internasional pada 2014. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

R
PenulisRatu Bunga Ambar Pratiwi (MG-345) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia