Peristiwa Nasional

Konsultasi Sehat Bersama Probiotik: Memahami Biodiversity di Alam Semesta dan Tubuh Kita

Rabu, 23 Juni 2021 - 09:25 | 50.94k
Ge Recta Geson: Praktisi Probiotik Indonesia.
Ge Recta Geson: Praktisi Probiotik Indonesia.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Healthy Times (konten khusus kesehatan TIMES Indonesia) membuka ruang Konsultasi Sehat bersama Probiotik. Konsultasi ini akan diasuh oleh Apt Ge Recta Geson (praktisi produk Probiotik dari PT AMA) dan Prof Dr dr Subijanto (pakar Probiotik). Konsultasi dapat dikirim ke WA 087757452700. 

***

Pertanyaan:

Salam sehat Pak. Saya Stefany di Surabaya. Sepertinya Covid ini masih panjang. Karena virus pada dasarnya tidak bisa dihilangkan. Bagaimana caranya hidup berdamai dengan Covid dalam situasi seperti ini, jika toh pada akhirnya covid ini tdk bisa dihilangkan?

Stefany, Surabaya

Jawaban:

Salam sehat dengan Probiotik Stafany. COVID-19 memang never ending. Tidak akan bisa dieradikasi dari muka bumi. 

Kita harus bisa berdamai dgn Coronavirus. Sebagai makhluk Tuhan, Coronavirus punya hak untuk hidup dan punya naluri untuk meneruskan keturunan. 

Kita sesungguhnya menolong dengan memberikan kesempatan padanya untuk bereplikasi dalam sel tubuh kita. Tapi jangan sampai terjadi kita menolong tapi kepentung. 

Orang yang memiliki respons imun rendah atau memiliki respons imun berlebihan (punya comorbid) berisiko jadi korban COVID-19. Boleh dikatakan kelompok ini tidak selaras dengan alam. 

Alam yang sehat dan lestari jika memiliki keragaman hayati (biodiversity). Hutan belantara, pertanian - perkebunan tumpangsari, perkebunan - peternakan campur sari adalah contoh lingkungan yang memiliki biodiversity. 

Limbah dari satu organisme akan menjadi nutrisi organisme yang lain dan sebaliknya. Biodiversity membuat siklus alam bergulir dan alam menjadi sehat dan lestari. Sebaliknya jika terputus akan merebak penyakit, wabah sampai pandemi. 

Pertanian, perkebunan dan peternakan  yang intensif dan satu jenis tanaman/ternak menciptakan lingkungan yang monoton, bertentangan dengan hakekat alam yang beragam. Cepat atau lambat akan datang penyakit infeksi bakterial sampai virus. 

Demikian pula dalam lingkungan atau ekosistem dengan lingkup terkecil yaitu tubuh kita utamanya usus. Jika ada biodiversity mikroba dlm usus (gut microbiota) maka akan terbangun pertahanan tubuh yang kuat.

Membangun pertahanan tubuh yang kuat sama dengan membangun Imunitas dengan respons yang seimbang. Yakni keseimbangan antara Sitokin Proinflamasi dengan Sitokin Antiinflamasi. 

Komunitas mikroba/mikrobiota akan menstimulasi kelenjar getah bening pada usus untuk memproduksi sel darah putih, yaitu Limfosit T dan Limfosit B.  Juga sekaligus memodulasi responnya (sitokin yang diproduksi oleh Limfosit) supaya seimbang antara sitokin proinflamasi dan sitokin antiinflamasi. Oleh karena itu usus sejatinya adalah organ imun terbesar dalam tubuh. 

Memiliki Imunitas dengan Respon yang Seimbang kita bisa hidup damai dengan Patogen apapun termasuk Coronavirus dan semua variannya. 

PRO EM1 adlah multistrain probiotik yang hidup, aktif dan kepadatan tinggi. Jika diminum bersama mikroba alami dalam usus akan membangun mikrobiota usus. Pada gilirannya mikrobiota usus membangun Imunitas dengan Respon yang seimbang. Ini sejatinya adalah sistem pertahanan terkuat karunia Tuhan. 

Demikian bu, pentingnya kita seimbang di alam semesta inim Juga alam semesta mikro yang ada dalam tubuh kita. 

***

Konsultasi Sehat bersama Probiotik ini akan hadir setiap hari. Ini adalah persembahan Healthy TIMES untuk hidup sehat di tengah pandemi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES