Advertisement
Peristiwa Nasional

Ini Dia Sepuluh Kota dengan Indeks Kriminalitas Tertinggi

Banyak yang beranggapan DKI Jakarta menjadi kota dengan indeks kriminalitas tertinggi di Asia bahkan dunia. Tapi opini itu salah besar loh.

TIMES Indonesia,
Ini Dia Sepuluh Kota dengan Indeks Kriminalitas Tertinggi
Ilustrasi - kriminalitas tinggi. (FOTO: Radar Solo)
A-AA+

JAKARTA Banyak yang beranggapan DKI Jakarta menjadi kota dengan indeks kriminalitas tertinggi di Asia bahkan dunia. Tapi opini itu salah besar loh.

Melansir dari Numbeo seperti yang juga dikutip oleh Databoks, terdapat 10 kota dengan indeks kriminalitas tertinggi di Asia.

Advertisement

Dua di antaranya merupakan kota-kota di Asia Tenggara. Berikut daftar sepuluh kota dengan indeks kriminalitas tertinggi di Asia:

-Kabul, Afghanistan – 78,13 poin

-Meerut, India – 70,78 poin

-Damaskus, Suriah – 67,74 poin

-Klang, Malaysia – 67,23 poin

Advertisement

-Almaty, Kazakhstan – 65,24 poin

-Dhaka, Bangladesh – 64,75 poin

-Manila, Filipina – 64,66 poin

-Male, Maladewa – 64,62 poin

-Kuala Lumpur, Malaysia – 64,23 poin

-Baghdad, Irak – 62,24 poin

Lalu Jakarta urutan keberapa? indeks kriminalitas Jakarta menempati urutan ke-21 di Asia dengan skor 53,7 poin. Posisi Jakarta berada di bawah Ulaanbatar (Mongolia) dengan skor 54,19 poin.

Adapun Bali, menempati urutan ke-30 setelah Indore (India) dengan skor 48,64 poin. Kota yang memiliki indeks kriminalitas terendah di Asia adalah Doha (Qatar), yakni sebesar 11,8 poin.

Kota-kota lain yang juga memiliki skor rendah, yakni Abu Dhabi (UEA) sebesar 12,08 poin dan Taipei (Taiwan) sebesar 13,48 poin.

Indeks kriminalitas menggunakan skala 0-100. Numbeo menyempaikan, skor indeks kurang dari 20 menandakan bahwa tingkat kriminalitas di suatu negara sangat rendah. Sebaliknya, skor indeks di atas 80 menandakan tingkat kriminalitas di suatu negara sangat tinggi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia