Pasien Komorbid Rentan Terpapar Covid-19, Gubernur Khofifah Imbau Lebih Hati-Hati
Mayoritas pasien Covid-19 di Jawa Timur dialami oleh masyarakat memiliki komorbid. Untuk itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat yang memiliki k ...

SURABAYA – Mayoritas pasien Covid-19 di Jawa Timur dialami oleh masyarakat memiliki komorbid. Untuk itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat yang memiliki komorbid Diabetes Militus dan 4 penyakit komorbid lainya, untuk lebih waspada dan tidak menyepelehkan prokes.
Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengumumkan jumlah pasien komorbid yang dirawat di Rumah Sakit per Sabtu, (05/03/2022) tertinggi dialami pasien Diabetes Militus sebanyak > 100, penyakit Ginjal Kronik >50, selanjutnya ada pasien penyakit jantung sebanyak 50 pasien, dan diikuti dengan pesien Serebrovaskular dan Kanker masing-masing 25 pasien.
Gubernur Jatim, Khofifah mengimbau kepada masyarakat, terutama pada seseorang dengan penyakit komorbid. Sebab banyak pasien Covid-19 dengan komorbid menjalani perawatan serius di rumah sakit hingga masuk ICU.
“Bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki komorbid diabetes militus, penyakit ginjal kronik, penyakit jantung, Serebrovaskular, dan kanker mohon sangat dijaga agar tidak tertular Covid-19. Karena lima komobid inilah sangat rentan,” ujarnya pada Minggu, (06/03/2022).
Khofifah mengungkapkan masih banyak warga yang masih takut melakukan vaksinasi maupun berkonsultasi dengan dokter. Untuk itu, ia mengimbau untuk seluruh warga lebih waspada terutama pada lansia dan pasien komorbid.
Dia menegaskan hal tersebut bukan sesuatu yang harus ditakutkan untuk orang-orang dengan penyakit tertentu. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menyarankan agar mereka yang masih khawatir untuk berkonsultasi dengan dokter terdekat.
"Saya ingin meminta agar para lansia dan orang dengan komorbid yang sudah bisa divaksinasi, untuk disegerakan. Apabila masih ragu-ragu, bisa konsultasi ke dokter terdekat untuk mengonfirmasi apakah sudah boleh divaksin atau belum," tutur Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

