Advertisement
Peristiwa Nasional

PPIH Siapkan 296 Titik Layanan Kesehatan dan 10 Dokter Spesialis untuk JCH Indonesia

Sebagai upaya pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi Jemaah Calon Haji Indonesia (JCH Indonesia) Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) akan ...

TIMES Indonesia,
PPIH Siapkan 296 Titik Layanan Kesehatan dan 10 Dokter Spesialis untuk JCH Indonesia
PPIH Arab Saudi bidang kesehatan saat upacara pelepasan keberangkatan ke Arab Saudi. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Sebagai upaya pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi Jemaah Calon Haji Indonesia (JCH Indonesia) Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) akan memberangkatkan total 776 orang tenaga kesehatan yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bidang Kesehatan tahun 1443H/2022M.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Haji (Kapuskes Haji) Kemenkes Budi Sylvana saat upacara pelepasan keberangkatan PPIH Arab Saudi bidang Kesehatan tahun 1443H/2022M di kantor kemenkes Jakarta pada Selasa (31/5/2022).

Advertisement

Budi menjelaskan, untuk PPIH Arab Saudi yang berjumlah 304 ini akan diberangkatkan dalam tiga gelombang yaitu gelombang pertama tim Advance sebanyak 12 orang telah diberangkatkan pada Sabtu (28/5/2022) lalu.

“Gelombang kedua tim PPIH Arab Saudi bidang kesehatan daerah kerja (daker) Madinah dan Tim Kesehatan Bandara dengan jumlah 118 orang berangkat pada Rabu (1/6/2022) esok,“ jelasnya.

PPIH-Arab-Saudi-a.jpg
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Budi Sylvana (rompi hitam) saat mengikuti upacara pelepasan keberangkatan ke Arab Saudi. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia) 

“Gelombang ketiga tim PPIH Arab Saudi bidang Kesehatan daker Makkah dengan jumlah 157 orang akan berangkat tanggal 9 Juni 2022 mendatang,“ sambungnya.

Budi mengatakan, selama pelaksanaan ibadah haji, seluruh tim kesehatan akan mengisi 296 titik layanan kesehatan di Arab Saudi dan tenaga kesehatan yang diberangkatkan terdiri dari perawat, dokter, dokter gigi, tenaga kesehatan lain hingga dokter spesialis.

Advertisement

“Untuk tenaga spesialis, terdiri dari 10 spesialisasi yang berbeda yaitu dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter spesialis paru, dokter spesialis jiwa/psikiater,“ kata Budi.

“Dokter spesialis rehab medik, dokter spesialis saraf, dokter spesialis mikrobiologi klinik, dokter spesialis bedah, dokter spesialis bedah tulang/ortopedi, dan dokter spesialis emergency medik,“ kata Budi terkait spesialisasi dokter yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi bidang kesehatan yang akan melayani kesehatan JCH Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yatimul Ainun
PenulisYatimul AinunSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Nurul Jadid (2021). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2014. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia