Advertisement
Peristiwa Nasional

Upacara HUT ke-77 RI, Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' Gagal Bergema di Istana Negara

Lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’ gagal dinyanyikan Farel Prayoga saat detik-detik upacara HUT ke-77 RI di Istana Negara.  ... ...

TIMES Indonesia,
Upacara HUT ke-77 RI, Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' Gagal Bergema di Istana Negara
Penyanyi cilik Farel Prayoga bernyanyi dalam upacara HUT ke-77 RI di Istana Merdeka.
A-AA+

JAKARTA Lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’ gagal dinyanyikan Farel Prayoga saat detik-detik upacara HUT ke-77 RI di Istana Negara. 

Itu karena pihak protokol Istana mendapat masukan bahwa lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' saat ini mendapat protes dari para ulama khususnya KH Moh Muwafiq (Gus Muwafiq) dan seniman Tuban Jawa Timur.

Advertisement

Karena itu, pihak protokol minta lagu tersebut tidak dinyanyikan. Sehingga lagu kedua yang mestinya dinyanyikan Farel, diganti lagu yang sudah dinyanyikan sebelumnya yakni lagu 'Ojo Dibanding-bandingke' milik Denny Caknan.

Meski demikian,  hal tersebut tak mengurangi kemeriahan acara. Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin serta para menteri pun memberi sambutan hangat.

Bahkan para undangan turun ikut berjoget mendampingi penyanyi kelas 6 SD asal Banyuwangi itu. Alunan suara bocah mantan pengamen jalanan itu membuai para pejabat di antaranya Menhan Prabowo, Menakertrans Ida Fauziyah dan lainnya. Tak ketinggalan para petinggi TNI.

Sebagaimana diketahui Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' mendapatkan protes keras dari sejumlah pihak. Pasalnya, Joko Tingkir merupakan ulama besar, dan namanya tidak pantas dimasukkan ke dalam lirik lagu dangdut koplo tersebut.

Protes terhadap lagu ini dimulai dari kalangan para ulama, seniman hingga masyarakat. Hal ini juga mendapat tanggapan dari KH Muwafiq, ulama kharismatik yang pernah menjadi asisten pribadi Gus Dur.

Advertisement

Mengutip channel resmi Gus Muwafiq, tokoh Islam itu menyebut Joko Tingkir bukanlah orang sembarangan. Joko Tingkir merupakan ulama besar, nenek moyang bangsa ini yang harus dihormati. Bahkan, Gus Dur sempat berkisah jika dirinya keturunan Joko Tingkir.

Dengan tegas, Gus Muwafiq meminta agar pencipta lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' segera dicari. Jika sudah ketemu, ia ingin pencipta lagu ini dinasihati untuk diberi masukan terkait dengan pencatutan nama Joko Tingkir.

"Digoleki iki, ndang dituturi sing ngarang iku (Coba dicari. Segera diberikan masukan pengarang lagu ini)," ujarnya dalam video di Gus Muwafiq Channel, sebagaimana disimak pada Selasa (16/8/2022).

Lagu ini juga biasa dipakai untuk sholawatan oleh Habib Syekh, Gus Muwafiq juga mempersoalkan tentang pencatutan nama Joko Tingkir dalam dakwahnya tersebut. Karena nama Joko Tingkir ini adalah nama dari Sultan Pajang, Sultan Hadiwijoyo.

"Kok bisa jadi nama Joko Tingkir ini dibuat lagu guyonan. Kurang kerjaan ini penciptanya. Coba tolong dicari ya, kalau ketemu bisa dibilangi bahwa nama Joko Tingkir ini bukan nama sembarangan," tambahnya.

Selain itu, Gus Muwafiq juga jengkel jika ada orang-orang yang menyanyikan lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet. Menurutnya, pencipta lagu tersebut ngawur.

Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' pun saat ini tidak hanya dinyanyikan Yeni Inka. Beberapa penyanyi lain pun turut mempopulerkan lagu ini. Yakni Cak Percil, Cak Shodiq, dan juga Denny Caknan. Namun kepopuleran itu tak bergema di IStana Negara pada HUT ke-77 RI ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia