Peristiwa Nasional

Jelang Tahun Politik, Wapres RI Minta Santri Berperan Jaga Perbedaan Aspirasi Politik

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 19:55 | 27.07k
Wapres K. H. Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers usai acara peluncuran Beasiswa Santri BAZNAS di Istana Wapres. (FOTO: dok. Setwapres)
Wapres K. H. Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers usai acara peluncuran Beasiswa Santri BAZNAS di Istana Wapres. (FOTO: dok. Setwapres)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Memasuki tahun politik pada Pemilu 2024 mendatang, Wapres RI KH. Ma'ruf Amin meminta para santri untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas ditengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin usai menghadiri acara Peluncuran Beasiswa Santri BAZNAS di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta, Sabtu (22/10/2022).

Advertisement

"Santri itu harus berperan untuk menjaga supaya perbedaan aspirasi politik itu tidak menimbulkan konflik di masyarakat," ucapnya.

Ma'ruf Amin mengatakan, perbedaan politik itu muncul disebabkan karena fanatisme kelompok yang kemudian menimbulkan anggapan bahwa orang lain yang memiliki pemahaman yang berbeda adalah salah. Untuk itu, santri dengan jumlahnya yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia memiliki peran penting dalam penetralan fanatisme itu sendiri.

"Jangan sampai menganggap yang tidak seaspirasi itu dianggap musuh dan tentu politik identitas juga supaya tidak menjadi isu politik yang memecahbelah masyarakat. Itu saya kira yang harus dilakukan oleh santri ini," katanya.

Ma'ruf Amin menegaskan, kepada partai politik yang akan berpartisipasi dalam Pemilu tahun 2024 untuk turut menjaga narasi kerukunan dalam kampanye yang dilakukan. Sebab, selain dari masyarakat dan juga santri, partai politik juga memegang peran strategis dalam menjaga kestabilan ini.

"Dari kalangan partai politik itu sendiri, menyikapi perbedaan, ketidaksamaan itu jangan sampai membuat pernyataan yang bisa menimbulkan permusuhan," tegasnya.

Ma'ruf Amin kembali mengingatkan bahwa peran santri sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas politik jelang Pemilu tahun 2024. Sehingga, persaudaraan sesama anak bangsa dapat terus terjalin ditengah dinamika yang ada.

"Ini yang perlu kita jaga dan santri sesuai tugasnya mengawal negara ini supaya tetap aman, NKRI tidak terganggu, dan semua masyarakat tidak terjadi permusuhan. Semuanya tetap bersaudara, ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa) jangan sampai terkoyak. Itu saya kira peran dari santri kita," ujar Ma'ruf Amin.

Sebelumnya, dalam kegiatan Peluncuran Beasiswa Santri BAZNAS di Istana Wapres, Ma'ruf Amin meminta para santri untuk menyiapkan ilmu dan mental, sehingga dapat berkontribusi di berbagai aspek.

Ma'ruf Amin mengungkapkan, santri harus mampu memberikan manfaat di segala kondisi dan tempat mereka berada.

"Istilah saya itu, kalau dibuang di laut harus jadi pulau, kalau dibuang di darat harus jadi gunung. Jadi, di mana saja ditempatkan harus memberikan manfaat," ungkap Ma'ruf Amin.

Lebih jauh, Wapres menyebutkan bahwa ilmu dan doa merupakan modal yang dimiliki santri untuk berkontribusi dalam memajukan bangsa. "Santri itu punya modal, punya ilmu yang telah diberikan dan doa dari guru," beber Ma'ruf Amin.

"Jadi, selalu minta doa kepada para guru, para kiai, dan kalian amalkan ilmu yang kalian bisa, walaupun sedikit. Teruslah belajar tiada henti," tandas Ma'ruf Amin.

Hadir pada acara tersebut Ketua BAZNAS Noor Achmad, Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, serta Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi.

Sementara itu, Wapres RI KH. Ma'ruf Amin didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, dan Robikin Emhas. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES