Peristiwa Nasional

Bangkit dari Pandemi, Afdian Perdana Sukses Bisnis Properti di Bali  

Jumat, 18 November 2022 - 23:34 | 19.74k
Bangkit dari Pandemi, Afdian Perdana Sukses Bisnis Properti di Bali  
Afdian Perdana berhasil mengembangkan bisnis properti di Bali. (FOTO: Dok. Pribadi)

TIMESINDONESIA, BALI – Kepanikan luar biasa langsung mewarnai dunia setelah wabah virus corona (Covid-19) yang mematikan muncul di Wuhan, China pada 2 tahun yang lalu. Pandemi inipun berujung pilu dan menyisakan banyak kekhawatiran serta ketidakpastian bagi banyak orang di dunia, termasuk di Indonesia. Begitu pula awalnya yang dirasakan oleh Afdian Perdana atau Dana, seorang Sales Manager sebuah perusahaan di Jakarta. Dengan sangat cepat, pandemi ini membuatnya kehilangan pekerjaannya. Target sales yang seharusnya tercapai, tiba-tiba saja turun drastis dan membuatnya harus dirumahkan. 

“Perasaan kecewa, takut, dan bimbang sering berkecamuk di pikiran saya. Namun, saya tahu bahwa perasaan itu bukanlah jalan yang baik karena hanya akan membawa saya semakin terpuruk,” paparnya.

Pondok-Tahfiz-Quran-di-Bali.jpgAfdian Perdana mendirikan Pondok Tahfiz Quran di Bali. (FOTO: dok. pribadi)

Bangkit! Itu yang selalu diucapkan oleh Dana pada saat itu. Laki laki berusia 38 tahun ini akhirnya berusaha memutar otak. Dengan berbekal uang pesangon yang didapat dari perusahaan sebelumnya, ia hijrah ke Bali untuk menenangkan hati selagi berusaha mengadu nasib di Pulau Dewata itu. 

Rezeki itu mengejar seperti maut mengejar kita. Jadi tidak usah takut rejeki akan jauh dari kita. Itulah kata-kata dan motivasi yang selalu Dana pegang dalam kehidupannya. 

Afdian-Perdana-2.jpgEtos kerja dan doa menjadi kunci kesuksesan Afdian Perdana. (FOTO: Dok. Pribadi) 

Pada suatu ketika, lelaki yang sempat hidup di Jerman selama 7 tahun ini mendapatkan sambungan telepon dari salah satu kawannya yang berada di sana. Kebetulan kawannya itu sangat tertarik memiliki properti di Bali.  

Seperti kita ketahui, pandemi ini telah menyiksa banyak sektor, tak terkecuali properti. Bisnis properti pada saat itu memang sedang sangat buruk sehingga melemahkan daya beli konsumen dan harganya pun sangat jatuh. Namun, hal ini tidak membuat Dana berkecil hati, ia tetap mantap menjalaninya. 

“Setelah banyak platform investasi yang saya coba, properti adalah salah satu jenis investasi yang tetap memberikan capital gain. Intinya, harus dibarengi dengan investor yang berkompeten dan strategi bisnis yang baik,” jelasnya. 

Insting bisnisnya ternyata tidak salah. Akhirnya, bisnis propertinya semakin berkembang mulai dari hotel sampai villa kian berekspansi. “Dari sinilah untuk pertama kalinya saya mulai membuat perusahaan sendiri.  Karena memiliki koneksi yang kuat, saya juga menggeluti core bisnis yang lain yaitu pengurusan Visa untuk para investor-investor,” papar Dana. 

Walaupun bisnisnya ini berdiri ketika masa pandemi, namun tidak mematahkan semangatnya. Lelaki yang mengidolai sosok Chairul Tanjung ini yakin bahwa jika kita memiliki etos kerja yang baik segalanya akan tercapai. Tidak lupa juga ia selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Hidup itu harus balance ke atas dan ke bawah,” imbuhnya. 

Kini, perusahaan yang didirikannya semakin maju pesat. Dana pun tidak berhenti di sini saja, ternyata dia juga memiliki cita-cita terpendamnya sejak dahulu yaitu mendirikan pondok tahfiz Quran di Bali yang targetnya dapat menghasilkan 1000 sarjana penghafal Quran. “Program ini sampai dengan saat ini sudah berjalan dan sudah membina sekitar 40 anak,” ucap Dana. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Bambang H Irwanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

KOPI TIMES