Peristiwa Nasional

Buka Munas XI KAHMI, Wapres RI: Saya Minta Program KAHMI Semakin Relevan dan Tepat Sasaran

Jumat, 25 November 2022 - 20:52 | 13.35k
Buka Munas XI KAHMI, Wapres RI: Saya Minta Program KAHMI Semakin Relevan dan Tepat Sasaran
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin membuka Musyawarah Nasional XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas XI KAHMI). (FOTO: Dokumentasi panitia Munas Kahmi for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PALU – Wakil Presiden (Wapres RI) KH Ma’ruf Amin membuka Musyawarah Nasional XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas XI KAHMI) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, (25/11/2022).

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin menyatakan selama setengah abad KAHMI telah membuktikan aktif dan memiliki andil dalam membangun bangsa.

Menurutnya, KAHMI telah berkhidmat kepada bangsa melalui kerja ekonomi, politik, sosial dan budaya yang berlandaskan pada nilai islam dan Indonesia.

Dia berpesan agar semua berbakti kepada umat dan bangsa dan kepada umat manusia harus berdiri di atas nilai islam dan keindonesiaan.

Wapres juga mengapresiasi program kerja KAHMI dalam mendukung kesuksesan agenda pembangunan pemerintah, antara lain melalui penguatan UKM dan pertemuan bisnis, maupun kegiatan bersifat filantropi dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

"Saya minta program KAHMI semakin relevan dan tepat sasaran secara ciri inovasi dan kolaborasi," ujarnya.

Menurut dia, Munas XI KAHMI adalah mekanisme yang strategis menjadi struktur kekuasaan tertinggi dalam pengambilan keputusan, sekaligus sarana konsolidasi seluruh anggota KAHMI.

"Jadikan momen Munas menujukkan bahwa KAHMI dapat menjadi model Demokrasi yang santun dan cerdas. Jangan sampai ada kursi melayang," pesannya.

Wapres juga berharap Munas dapat menghasilkan kepimpinan KAHMI yang solid serta rekomendasi kebijakan yang strategis. Kemudian menghasilkan rencana aksi yang kongkret atau pemimpinan yang tranformatif dan inovatif serta dapat memicu kemajuan organisasi yang manfaat bagi umat bangsa dan negara.

Selain itu, KH Ma'ruf Amin mengemukakan  Indonesia menjadi negara yang palin toleran di dunia yang diakui oleh banyak pihak. "Indonesia menyatakan Islam Wasathiyah adalah kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Wapres menjelaskan toleransi dan moderasi menjadi prinsip kunci dan menjaga harmoni di dalam kebhinekaan.

Wapres mengungkapkan belum lama ini perwakilan organisasi orang pandai dari kalangan islam sedunia yang berpusat di Abu Dhabi menemui dirinya untuk belajar tentang dari toleransi dari Indonesia.

"Indonesia dianggap negara yang paling toleran dan dijadikan model pengembangan islam di dunia," katanya menegaskan.

Menurut Wapres, dalam kunjungan itu bahkan ditekankan bukan bahasa Arab yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia, tetapi bahasa Indonesia yang diterjemahkan ke bahasa Arab.

Wapres mengatakan cerita itu merupakan secuil dari kisah perjalanan Indonesia yang patut disyukuri, sekaligus dijadikan motivasi untuk bekerja keras dalam mewujudkan mimpi dan cita-cita.

Terkait peran itu, Ma’ruf menegaskan selama setengah abad Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) telah membuktikan aktif dan memiliki andil dalam membangun bangsa.

Dia berpesan agar semua berbakti kepada umat dan bangsa dan kepada umat manusia harus berdiri di atas nilai islam dan keindonesiaan.

Sementara itu, Koordinator Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Ahmad Doli Kurnia berharap Munas XI KAHMI di Palu menghasilkan gagasan dan pemikiran baru untuk organisasi.

"Mari kita isi dengan pikiran-pikiran cerdas, visi baru, ide baru, gagasan baru, tentang gerakan KAHMI untuk lima tahun ke depan, untuk Indonesia yang lebih baik, lebih maju, sejahtera, dan untuk kepentingan umat, islam dan kejayaan kita semua," katanya.

Munas XI KAHMI di Palu, 24-27 November 2022. Agenda lima tahunan itu juga dijadwalkan memilih sembilan presidium baru dari 40 nama yang dinyatakan lolos sebagai bakal calon. Para bakal calon itu mewakili tiga kategori pertama politisi, kedua akademisi dan birokrasi, serta ketiga pengusaha, profesional dan LSM. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES