Peristiwa Nasional

Dua Kegiatan Besar di Kota Malang Hasilkan Sampah 81 Ton Sehari

Senin, 23 Januari 2023 - 18:19 | 26.87k
Sejumlah sampah yang berserakan di kegiatan Preston Fest di Stadion Gajayana Malang, Minggu (22/1/2023) kemarin. (Foto: Dok. Pribadi)
Sejumlah sampah yang berserakan di kegiatan Preston Fest di Stadion Gajayana Malang, Minggu (22/1/2023) kemarin. (Foto: Dok. Pribadi)

TIMESINDONESIA, MALANG – Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang harus bekerja ekstra dalam mengumpulkan sampah akibat adanya dua kegiatan besar yang hadir bersamaan pada Minggu (22/1/2023) kemarin.

Dua agenda tersebut diantaranya, Haul dan Harlah Ponpes Darul Hadist Al Faqihiyyah di Jalan Merdeka dan Preston Fest di Stadion Gajayana Malang.

Advertisement

Dari dua kegiatan besar yang berhasil mengumpulkan ribuan orang, sampah yang dihasilkan dalam satu hari tersebut mencapai 81 Ton.

Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman merincikan, hasil total 81 Ton sampah itu berasal dari dua kegiatan. Untuk sampah yang dihasilkan dari kegiatan Haul Darul Hadist mencapai 76 ton, sedangkan sampah yang dihasilkan dari kegiatan Preston Fest mencapai 5 ton.

"Banyak tumpukan sampah yang harus kami bersihkan kemarin. Dari acara Haul itu 76 ton dan dari Preston Fest 5 ton. Itu data report yang masuk di kami," ujar Rahman, Senin (23/1/2023).

Setidaknya, DLH Kota Malang harus menurunkan 95 personel di dua kegiatan besar tersebut untuk membersihkan sampah yang ada. Di kegiatan Haul DLH menurunkan 70 personel, sedangkan di Stadion Gajayana Malang DLH menurunkan sekitar 25 personel.

"Rata-rata sampah yang ditinggalkan itu sampah bekas makanan dan minuman. Kebanyakan plastik semua yang paling dominan. Kini sudah kita bersihkan semua," ungkapnya.

sampah-kegiatan-2.jpg

Rahman mengaku telah menyiapkan tempat sampah ekstra di dua kegiatan besar tersebut. Namun, diakuinya memang masih banyak sampah yang berserakan di buang tidak pada tempatnya.

"Sebetulnya di tempat umum sudah kami sediakan tempat sampah pilah juga. Tapi peserta kan cukup banyak ya, jadi tidak terkendali," katanya.

Ia memastikan, dari dua kegiatan besar tersebut tak ada fasilitas umum yang rusak ataupun taman kota yang rusak.

"Sampai sejauh ini belum ada laporan kerusakan. Peran dari dinas lain juga cukup membantu dalam hal ini," imbuhnya.

DLH juga telah mengerahkan seluruh kendaraan pengangkut sampah untuk dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

"Iya kita buang langsung ke TPA, gak ke TPS. Kalau di acara Haul mobil pengangkut kita harus bolak balik sampai 5 kali, karena sampahnya banyak. Kalau di Gajayana, cukup sekali angkut dua kendaraan saja di bawa ke TPA," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES