Peristiwa Nasional

Tanpa Teror dan Ancaman, Pengamanan KTT ke-43 ASEAN Dinilai Sukses 

Kamis, 07 September 2023 - 21:19 | 40.21k
Kepolisian mengamankan kawasan KTT ke-43 ASEAN Jakarta. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)
Kepolisian mengamankan kawasan KTT ke-43 ASEAN Jakarta. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTAKTT ke-43 ASEAN Jakarta yang diselenggarakan dari pada 5-7 September 2023 berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan yang berarti. 

Pengamat intelijen, pertahanan dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menilai, kinerja aparat keamanan seperti Polri dan TNI dalam mempersiapkan pengamanan kegiatan berjalan maksimal. 

Advertisement

"Munculnya isu ancaman siber pada KTT ASEAN dapat diantisipasi dengan baik oleh pihak Kepolisian. Tak heran, ancaman siber ini muncul mengingat hampir semua kegiatan KTT berbasis pada digital," katanya kepada TIMES Indonesia, Kamis (7/9/2023).

Pria yang akrab dipanggil Simon ini menyampaikan, sepanjang deteksi dini dapat dilakukan, maka segala ancaman dapat diantisipasi. 

Simon pun mengapresiasi kinerja Polri dan TNI yang cukup sigap dan solid sepanjang KTT ke-43 ASEAN. Terlebih pada momentum ini, tidak hanya kepala negara anggota ASEAN saja yang hadir, tetapi juga sejumlah negara maju, seperti Jepang, Korea, Amerika, Kanada, China dan sejumlah negara pasifik lainnya. 

“Ini artinya persiapan kita untuk pengamanan level tinggi sudah cukup mumpuni,” kata Simon. 

Di samping keamanan, kata dia, hal lain yang patut diapresiasi dari KTT ke-43 ASEAN adalah keberhasilan dalam membangun kolaborasi dengan sejumlah negara di luar Asia Tenggara. Dengan mengusung tema ASEAN Epicentrum of Growth, keketuaan Indonesia telah berhasil menaikkan level peran ASEAN di tatanan global. 

“Kita tahu bahwa Asia Tenggara adalah pasar yang besar, sumber daya alam yang melimpah dan tempat penuh keramahan masyarakat. Jangan sampai, potensi yang sudah ada ini hanya dijadikan pasar semata, tetapi juga harus mengambil peran dalam produksi dan investasi,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan KTT ke-43 ASEAN ini sekaligus menentukan situasi geopolitik yang sedang berkembang. 

“Kita tahu bahwa saat ini militerisasi kawasan Laut China Selatan, keterlibatan negara-negara Adikuasa, berdampak secara langsung terhadap kawasan Asia Tenggara. Maka yang perlu didorong adalah penyelesaian dengan cara yang damai,” ucapnya.

Keberhasilan dalam KTT ke-43 ASEAN ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi negara-negara yang terlibat di LCS. Usai KTT, pengaruh Indonesia dalam diplomasi internasional akan semakin meningkat.

Kapasitas Indonesia akan selalu diperhitungkan. “Ini milestone penting bagi kita untuk mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Konten promosi pada widget ini bukan konten yang diproduksi oleh redaksi TIMES Indonesia. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES