Peristiwa Nasional

Sekolah Ekspor PPI Dunia Batch 1 Usai, Pelajar Indonesia Siap Jadi Eksportir

Jumat, 29 Desember 2023 - 15:01 | 10.03k
Sekolah Ekspor PPI Dunia Batch I, penutupan. (Foto: PPI Dunia)
Sekolah Ekspor PPI Dunia Batch I, penutupan. (Foto: PPI Dunia)

TIMESINDONESIA, JAKARTASekolah Ekspor PPI Dunia Batch 1 telah rampung dilaksanakan. Pelatihan ekspor yang merupakan kolaborasi antara PPI Dunia dengan Sekolah Ekspor ini berhasil menggaet 603 pelajar Indonesia di seluruh dunia. 

Radya Mahardika, Direktur Pengembangan Inovasi Bisnis PPI Dunia menyampaikan bahwa pelaksanaan Sekolah Ekspor PPI Dunia Batch 1 berlangsung sangat baik. Menurutnya kegiatan tersebut telah mampu menggerakkan semangat ekspor para pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di luar negeri. 

"Sekolah Ekspor PPI Dunia Batch 1 ini telah menggerakkan berbagai pelajar Indonesia di beberapa negara seperti Mesir, Turki, dan sebagainya untuk mencari peluang ekspor," terangnya. 

Masih menurutnya semangat yang telah terbentuk melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar dapat menjadi eksportir Indonesia di masa depan. 

Lebih lanjut, Handito Joewono selaku Kepala Sekolah Ekspor menilai bahwa program tersebut merupakan tonggak awal adanya kerjasama ekspor. Terutama antara pelajar Indonesia di Luar Negeri dengan para eksportir serta pemangku kepentingan lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri. 

“Para pelajar yang telah dinyatakan lulus dari Batch 1 ini diharapkan mampu untuk memajukan ekspor Indonesia dan menjadi mentor bagi pelajar Indonesia lainnya”, pungkas Handito. 

Pada batch pertama tersebut, Sekolah Ekspor PPI Dunia telah dilaksanakan selama satu bulan, terhitung sejak bulan November hingga Desember 2023. Dua teknik kombinasi sistem pembelajaran asynchronous dan synchronous learning menjadi cara pembelajarannya. 

Hal tersebut memastikan para pelajar mendapatkan kemudahan akses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja. Tentunya setelah mereka terkoneksi dengan internet. 

“Kedepannya, platform ini juga akan diisi dengan materi-materi ekspor dari program PPI Dunia lainnya seperti Bincang Atase Perdagangan, Market Intelligence, dan lain sebagainya,” ungkap Roberto Evans, Project Leader Sekolah Ekspor PPI Dunia. 

Rangkuman pelaksanaan Sekolah Ekspor PPI Dunia Batch 1 dikemas dalam acara Kuliah Ekspor Internasional bertajuk “Export Outlook 2024”. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring pada Kamis (28/12/2023). 

Kegiatan tersebut juga mengikutsertaka anggota PPI Dunia di Inggris, Jepang, dan Mesir yang sudah sukses menjadi eksportis
R. Mereka memberikan kunci-kunci sukses berbisnis utamanya ekspor produk indonesia ke luar negeri. 

"Kuncinya perbanyak riset dan jangan malu untuk menghubungi Atase Perdagangan atau ITPC di lokasi studi,"  terang Amelia yang kini sedang menempuh pendidikan di Inggris. 

Senada denagn itu Rizki Anisa yang kini menempuh pendidikan di Jepang menyarankan agar sebelumnya para pelajar Indonesia di luar negeri melakukan riset pasar terlebih dahulu. Hal tersebut juga mencakup analisis mendalam terhadap aturan, kebijakan, dan pemahaman pasar serta kebiasaan konsumen di negara tujuan ekspor. 

Perwakilan dari komunitas pelajar eksportir Mesir, Safira Nur Hayani turut memberikan semangat kepada para pelajar Indonesia di negara lain. Anggota PPI Dunia di Mesir diketahui sudah memulai jejak ekspor mereka. 

"Pergerakan mahasiswa Mesir ini harapannya dapat menjadi inspirasi teman-teman mahasiswa Indonesia di negara manapun untuk bisa mandiri secara ekonomi sejak dini serta turut berperan dalam menyukseskan visi Indonesia Emas tahun 2045," ujar Safira, salah satu perwakilan PPI Mesir. 

Sekolah Ekspor PPI Dunia Batch 2 akan dibuka di tahun 2024. Program Sekolah Ekspor PPI Dunia ini akan terus berlanjut. Pelajar yang berminat dapat terus memantau Instagram mereka di @inbis.ppidunia untuk informasi lebih lanjut. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES