Peristiwa Nasional

BMKG Sebut Monsun Asia Musim Dingin Picu Cuaca Ekstrem di Bulan Januari

Jumat, 05 Januari 2024 - 09:14 | 21.82k
Sejumlah pengendara menerobos hujan lebat di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. (FOTO ANTARA/Saiful Bahri/pd/pri)
Sejumlah pengendara menerobos hujan lebat di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. (FOTO ANTARA/Saiful Bahri/pd/pri)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Monsun Asia Musim Dingin yang diasosiasikan sebagai musim angin baratan menjadi salah satu faktor yang memicu cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Indonesia.

"Monsun Asia itu mulai menunjukkan dampaknya terhadap potensi peningkatan massa udara basah di sekitar wilayah Indonesia, sehingga pertumbuhan awan hujan di periode Januari ini diprediksikan cukup intens," papar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, Jumat (5/1/2024).

Selain itu, BMKG juga mendeteksi aktifitas Madden Jullian Oscillation (MJO) yang saat ini juga sudah mulai memasuki wilayah Indonesia. Kondisi ini secara tidak langsung dapat memicu peningkatan potensi hujan sedang-lebat di beberapa wilayah sepekan kedepan.

"Kondisi tersebut diperkuat dengan adanya aktifitas gelombang Rossby di wilayah Indonesia bagian barat dan cukup bertahan hingga lima hari ke depan," katanya.

Guswanto menambahkan faktor dinamika lain yang turut memperkuat potensi tersebut adalah terbentuknya pola pertemuan angin dan belokan angin di sekitar wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

"BMKG mengimbau kepada masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan ke depan," tuturnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES