Peristiwa Nasional

Presiden RI Jokowi Resmikan 7 Ruas Inpres Jalan Daerah di Provinsi DIY

Rabu, 31 Januari 2024 - 15:58 | 18.93k
Presiden RI Jokowi saat meresmikan 7 ruas jalan Inpres Jalan Daerah Provinsi DIY di Karangrejek, Kabupaten Gunung Kidul, Selasa (30/01/2024). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Presiden RI Jokowi saat meresmikan 7 ruas jalan Inpres Jalan Daerah Provinsi DIY di Karangrejek, Kabupaten Gunung Kidul, Selasa (30/01/2024). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESINDONESIA, GUNUNG KIDUL – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden RI Jokowi meresmikan 7 ruas jalan yang dilaksanakan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peresmian dilaksanakan di ruas Jalan Wonosari - Mulo, Karangrejek, Kabupaten Gunung Kidul, Selasa (30/01/2024). 

Turut mendampingi Presiden RI Jokowi, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Provinsi DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Bupati Gunung Kidul Sunaryanta. 

Presiden RI Jokowi mengatakan, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR RI tidak hanya membangun infrastruktur jalan tol dan memperbaiki jalan nasional saja. Tetapi, juga mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah.

“Mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, melalui Inpres ini kita menangani jalan non nasional yang rusak,” kata Presiden RI Jokowi.

Melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,6 triliun pada TA 2023 untuk pelaksanaan IJD secara nasional. 

“Jalan daerah di DIY yang ditangani melalui IJD menyangkut 7 ruas jalan. Dengan biaya anggaran sebesar Rp162 miliar, IJD tersebar di Kabupaten Kulonprogo 1 ruas, Kabupaten Gunung Kidul 2 ruas, di Kabupaten Bantul 2 ruas dan Kabupaten Sleman 2 ruas,” jelas Presiden RI Jokowi. 

jalan-Inpres-2.jpg

Pada Kabupaten Gunung Kidul, selain ruas Jalan Wonosari - Mulo, Karangrejek yang menjadi lokasi peresmian, terdapat 1 ruas jalan lainnya yang juga ditangani melalui IJD, yaitu Jalan Semanu - Karangmojo. Total panjang kedua ruas tersebut adalah 10,4 km. 

Sementara di Kabupaten Bantul, terdapat Jalan Patuk - Terong, dan Jalan Imogiri - Dodogan. Di Kabupaten Sleman, terdapat Jalan Prambanan - Gayamharjo, dan Jalan Gejayan - Manukan. Serta, Jalan Brosot - Toyan sepanjang 3 km di Kabupaten Kulonprogo. 

“Saya harap jalan ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatan mobilitas dan mendorong pemerataan serta pertumbuhan ekonomi daerah,” harap Presiden RI Jokowi.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah - DIY Rien Marlia menambahkan, pada tahun 2023 total panjang ruas jalan daerah yang ditangani oleh Kementerian PUPR di Provinsi DIY sepanjang 23 km, serta Jembatan Pandansimo sepanjang 677 m di Bantul, dengan total anggaran sebesar Rp812 miliar.

“Setelah selesai pelaksanaan pekerjaan dan masa pemeliharaan selama 1 tahun, pada akhir 2024 nanti kita akan hibahkan ke pemerintah daerah. Harapan kami, pemerintah daerah akan tetap melaksanakan pemeliharaan terhadap ruas-ruas yang sudah kami lakukan peningkatan. Supaya tetap terpelihara dengan baik dan sesuai dengan umur rencana yang sudah kami desain,” tandas Rien. 

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki saat acara peresmian oleh Presiden RI Jokowi itu, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Staf Ahli Menteri PUPR RI Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, dan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Nyoman Suaryana. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES