Peristiwa Nasional

KH Em Najib Hasan Berpulang, Dikenal Sebagai Kiai Pelestari Tradisi dan Benda Peninggalan Sunan Kudus

Jumat, 09 Februari 2024 - 19:29 | 97.16k
Suasana rumah duka yang berada di Jalan Menara Nomor 1 Desa Kauman Kota Kudus. (FOTO: IST)
Suasana rumah duka yang berada di Jalan Menara Nomor 1 Desa Kauman Kota Kudus. (FOTO: IST)

TIMESINDONESIA, KUDUS – Masyarakat Kabupaten Kudus merasakan duka mendalam. Hal itu setelah Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), KH. Em Najib Hasan meninggal dunia pada Jumat pagi (9/2/2024) sekira pukul 11.30 WIB. 

Selama ini, sosok KH Nadjib Hassan berperan penting dalam memimpin dan mengembangkan Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus. Selain diamanahi sebagai ketua YM3SK, Najib juga dipercaya memimpin Ketua Paguyuban Pemangku Makam Aulia Se-Jawa serta A’wan PBNU masa khidmah 2022 hingga 2027.

Kabar duka berpulagnya KH. Najib, diungkapkan Denny Nur Hakim selaku Humas YM3SK. ”Iya siang ini (Jumat) tadi,” kata Denny melalui pesan Whatasapp yang diterima para wartawan.

Sebelum meninggal dunia, KH. Najib sebelumnya sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Loekmono Hadi Kudus baru-baru ini. Dari informasi yang diterima, jenazah KH. Najib segera dimakamkan di Pemakaman Umum Sedio Luhur Krapyak, Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Jumat (9/2/2024) malam ini pukul 20.00 WIB.

Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Menara Nomor 1, Desa Kauman, Kota Kudus. Mendengar kabar berpulangnya KH Najib, masyarakat, ulama dan para pejabat pun datang bertakziah di rumah duka yang tak jauh dari lokasi Masjid dan Makam Sunan Kudus.

KH Najib sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 11.30 WIB, dan sempat dirawat di RSUD Kudus.

Untuk diketahui, mendiang KH EM Nadjib Hassan mengemban amanah sebagai Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus sejak tahun 1986 silam. Najib lebih focus menjadi ketua yayasan setempat, setelah ia menyelesaikan kuliah di kampus IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 1996 lalu.

Semasa hidupnya, KH. Em Najib Hasan dikenal aktif di Nahdlatul Ulama Kabupaten Kudus. Berkat keseriusannya mengembangkan yayasan dan melestarikan tradisi dan Sunan Kudus, ia dipercaya memimpin Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus hingga akhir hayatnya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES