Peristiwa Nasional

Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Sabtu 6 April 2024

Kamis, 21 Maret 2024 - 12:46 | 29.13k
Arus kendaraan di gerbang tol Cikampek pada lebaran tahun 2022. Jasa Marga memprediksi puncak mudik lebaran 2024 pada Sabtu, 6 April 2024. (foto: Jasa Marga)
Arus kendaraan di gerbang tol Cikampek pada lebaran tahun 2022. Jasa Marga memprediksi puncak mudik lebaran 2024 pada Sabtu, 6 April 2024. (foto: Jasa Marga)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – PT Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 mencapai puncaknya pada H-4 Idul Fitri 1445 H atau pada Sabtu, 6 April 2024. 

Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan mencapai 259 ribu di empat gerbang tol utama. Ini menandai kenaikan sebesar 66,8 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada H+5 atau Senin, 15 April 2024, dengan perkiraan 300 ribu kendaraan di empat gerbang tol utama, mengalami kenaikan hingga 131 persen dari kondisi normal.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyatakan bahwa Jasa Marga memprediksi sekitar 1,86 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-7 sampai dengan H2 Idul Fitri 1445 H (3 April - 11 April 2024), menunjukkan kenaikan sebesar 54,13 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

Distribusi lalu lintas keluar wilayah Jabotabek pada periode tersebut mayoritas menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 58,4 persen, diikuti oleh arah Barat (Merak) sebesar 22,9 persen, dan arah Selatan (Puncak) sebesar 18,8 persen.

Sedangkan, diperkirakan sekitar 1,92 juta kendaraan akan memasuki wilayah Jabotabek pada periode H1 hingga H+7 Idul Fitri 1445 H (10 April - 18 April 2024), menunjukkan kenaikan sebesar 60,55 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

Distribusi lalu lintas masuk wilayah Jabotabek mayoritas berasal dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 56,5 persen, diikuti oleh arah Barat (Merak) sebesar 23,6 persen, dan arah Selatan (Puncak) sebesar 19,9 persen.

Prediksi ini didasarkan pada angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikupa (arah Merak).

Lisye juga menyoroti lokasi yang perlu mendapat perhatian, terutama pada KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, yang merupakan titik pertemuan kendaraan dari/dan menuju Bandung dan Cikampek menuju/dan Jakarta. Pada titik ini, diperkirakan volume lalu lintas akan meningkat hingga 118 persen pada puncak arus mudik dan 117 persen pada puncak arus balik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES