Peristiwa Nasional

Tak Lagi Tertinggal, Lulusan Ma'had Aly Kini Bisa Ikuti Seleksi CPNS

Selasa, 02 April 2024 - 10:11 | 192.56k
Menag RI Yaqut Cholil Qoumas dan MenpanRB bahas peluang lulusan Ma'had Aly ikut seleksi CPNS. (FOTO: Kemenag RI)
Menag RI Yaqut Cholil Qoumas dan MenpanRB bahas peluang lulusan Ma'had Aly ikut seleksi CPNS. (FOTO: Kemenag RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira bagi para santri. Lulusan Ma'had Aly, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) berbasis pesantren, kini memiliki peluang besar untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), khususnya formasi penyuluh agama 

Selama ini, seleksi CPNS untuk formasi keagamaan hanya diikuti oleh lulusan PTKI seperti universitas, institut, dan sekolah tinggi. Namun, terobosan baru ini membuka pintu bagi para santri yang memiliki keahlian dan ilmu agama yang mumpuni untuk turut berkontribusi sebagai abdi negara.

Usulan Menag Yaqut Disambut Baik MenpanRB

Peluang baru ini muncul setelah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Abdullah Azwar Anas agar lulusan Ma'had Aly dapat mengikuti seleksi CPNS.

Usulan ini disambut baik oleh MenpanRB dan disepakati untuk dibahas lebih lanjut.

Plt Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa usulan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada kader-kader pesantren untuk menjadi abdi negara. Selama ini, peluang menjadi penyuluh agama Islam terbatas bagi lulusan PTKI non-pesantren.

"Usulan ini akan dibahas juga dengan Majelis Masyayikh untuk menjaga kualifikasi dan standarisasi Ma'had Aly dalam rekruitmen CPNS penyuluh agama Islam," ujar Prof. Abu, Senin (1/4/2024). 

Lulusan Ma'had Aly Layak Menjadi Penyuluh Agama

Prof. Abu melihat lulusan Ma'had Aly sangat layak menjadi penyuluh agama Islam. Hal ini karena mereka memiliki ilmu agama yang mumpuni dan telah terbiasa dengan kehidupan di pesantren yang disiplin dan Islami.

"Tugas penyuluh agama adalah memberikan pembinaan kepada minimal 10 kelompok binaan (majelis ta'lim) setiap bulan," jelas Prof. Abu.

 "Ke depan, penyuluh juga berperan dalam memberikan penyuluhan terkait hubungan manusia dengan alam (hablu min al-alam)," sambungnya. 

Terbukanya peluang CPNS bagi lulusan Ma'had Aly merupakan kabar gembira yang patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memberikan perhatian kepada pendidikan pesantren dan ingin memberikan kesempatan kepada para santri untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Bagi para santri yang bercita-cita menjadi abdi negara, persiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi CPNS yang akan datang. Manfaatkan ilmu agama dan pengalaman yang diperoleh di Ma'had Aly untuk menjadi penyuluh agama yang handal dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES