Peristiwa Nasional

Dubes Iran di PBB: Tindakan Militer Terhadap Israel adalah Upaya Bela Diri

Senin, 15 April 2024 - 22:00 | 25.36k
Duta Besar Republik Islam Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani saat sidang Darurat pada, Minggu (14/4/2024). (FOTO: AFP Via Getty Images).
Duta Besar Republik Islam Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani saat sidang Darurat pada, Minggu (14/4/2024). (FOTO: AFP Via Getty Images).

TIMESINDONESIA, IRAN – Duta Besar Republik Islam Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menyatakan bahwa tindakan militer Iran terhadap Israel pada tanggal 13 April adalah langkah dalam rangka bela diri.

“Operasi Iran sepenuhnya merupakan perwujudan dari hak yang melekat pada Iran untuk membela diri. Tindakan yang telah selesai tersebut diperlukan dan proporsional,” katanya saat sidang darurat Dewan Keamanan PBB pada Minggu (14/4/2024) lalu.

Menurut laporan resmi dari PBB, Iravani menyebutkan bahwa serangan tersebut ditargetkan hanya pada instalasi militer dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian untuk meminimalkan risiko eskalasi dan kerugian bagi warga sipil.

Selain itu, Duber Iran tersebut mengekspresikan kekecewaannya terhadap beberapa anggota Dewan Keamanan (DK) PBB, seperti AS, Inggris, dan Prancis, yang tidak memahami akar masalah yang mendorong Iran untuk mengambil tindakan tersebut.

“Dengan munafiknya ketiga negara tersebut menyalahkan dan menuduh Iran tanpa memperhatikan kegagalan mereka sendiri dalam menjunjung komitmen internasional mereka untuk mewujudkan perdamaian dan keamanan kawasan,” ucapnya.

Iravani juga menyinggung upaya untuk mencemarkan hak Iran dalam membela diri melalui penyebaran kebohongan dan disinformasi.

Terlebih lagi, perwakilan Iran di PBB menyatakan bahwa keheningan Dewan Keamanan PBB terkait kejahatan perang Israel terhadap warga Palestina semakin memberi dorongan kepada rezim Israel untuk terus melakukan tindakan tersebut.

Menurutnya, Amerika Serikat dan sekutunya Israel terus menghalangi usaha di Dewan Keamanan PBB untuk menuntut pertanggungjawaban Israel atas agresinya di Gaza yang telah berlangsung selama lebih dari setengah tahun.

“Republik Islam Iran menegaskan kembali tekadnya untuk mempertahankan rakyat, keamanan nasional, serta kepentingan kami ... kami tidak akan ragu untuk membela hak ini apabila diperlukan,” tegasnya.

Diketahui, Perselisihan terbaru antara Iran dan Israel dipicu oleh serangan terhadap Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, pada tanggal (1/4/2024) lalu, yang mengakibatkan kematian sedikitnya tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, termasuk dua jenderal senior.

Selanjutnya, Iran merespons dengan melakukan serangan balasan dengan menembakkan puluhan rudal balistik dan ratusan pesawat nirawak ke wilayah Israel pada malam Sabtu.

Menurut pihak Israel, serangan tersebut berhasil digagalkan dan hanya mengenai sebuah pangkalan udara militer di wilayah Israel tanpa menyebabkan kerusakan serius. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES