Peristiwa Nasional

Cak Imin: Tidak Ada Niat Mas Anies Maju Pilkada 2024

Minggu, 21 April 2024 - 16:34 | 22.91k
Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat berkunjung kerumah Anies Baswedan, Jakarta Selatan. (FOTO: Dok Anies Baswedan)
Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat berkunjung kerumah Anies Baswedan, Jakarta Selatan. (FOTO: Dok Anies Baswedan)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beberapa partai telah membuka pendaftaran bagi warga yang ingin mencalonkan diri dalam Pilkada 2024. Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut tidak memiliki niat untuk maju dalam Pilkada 2024.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menyatakan bahwa Anies tidak tertarik untuk mencalonkan diri dalam Pilkada 2024. Cak Imin menegaskan bahwa pasangannya dalam Pilpres 2024 masih terlibat dalam persengketaan hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Mas Anies dan saya masih konsentrasi pada menunggu keputusan MK. Jadi tidak ada satu sikap atau satu niat dari Mas Anies untuk maju di pilkada. Karena detik ini tidak terlintas pun untuk maju pilkada karena kita masih harus melalui proses pilpres sampai tuntas," katanya ketika diwawancarai saat jumpa pers di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra yang diterima TIMES Indonesia, Minggu (21/4/2024).  

Selain itu, ia mengumumkan bahwa partainya telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang berkeinginan untuk mencalonkan diri dalam Pilkada 2024. Ia menegaskan bahwa PKB tidak membatasi siapa pun yang ingin mencalonkan diri melalui partai tersebut.

"Sejak hari ini tanggal 20 April 2024, saya nyatakan PKB membuka pendaftaran, PKB membuka peluang kepada semua pihak, latar belakang perbedaan partai, latar belakang perbedaan agama, suku, golongan, boleh mendaftar yang ingin diusung oleh PKB," ucanya.

Cak Imin menyatakan bahwa pihak internal partai akan menetapkan sejumlah kriteria untuk para calon, termasuk pemeriksaan rekam jejak. Wakil Ketua DPR RI juga menegaskan bahwa PKB memiliki kesempatan untuk menentukan calon-calon dalam Pilkada, baik secara independen maupun melalui koalisi.

"Tentu kami akan menentukan berdasarkan beberapa kriteria dan indikator termasuk visi dan misinya sekaligus komitmen dan track recordnya serta kapasitas dan kemampuannya terutama," jelasnya.

"PKB memiliki kesempatan, memiliki kursi, memiliki suara di seluruh kabupaten/kota di Indonesia dengan variasi, bisa mengusung sendiri, berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat threshold mengusung seorang calon gubernur ataupun calon bupati dan wali kota," tambahnya.

Terkait absennya minat dalam Pilkada 2024, Anies mengonfirmasi sebelum dan setelah acara halal bihalal dengan Cak Imin di tempat yang sama, bahwa fokusnya masih tertuju pada sidang perselisihan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi.

"Kita lagi urus MK," tutur Anies saat tiba di kediaman Cak Imin. "Ini mau nunggu MK," lanjutnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES