Peristiwa Nasional Info Haji 2024

Jemaah Haji di Madinah Diminta Waspada Cuaca Ekstrem dan Polusi Udara

Sabtu, 11 Mei 2024 - 15:25 | 20.95k
Masjid Nabawi Madinah, Sabtu (11/5/2024). Jemaah haji Indonesia diminta mewaspadai cuaca panas di Kota Madinah. (Foto: Imaddudin Muhammad/TIMES Indonesia)
Masjid Nabawi Madinah, Sabtu (11/5/2024). Jemaah haji Indonesia diminta mewaspadai cuaca panas di Kota Madinah. (Foto: Imaddudin Muhammad/TIMES Indonesia)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, MADINAH – Cuaca panas dan polusi udara menjadi ancaman bagi jemaah haji Indonesia di Madinah. Dr. Leksmana Arry Chandra dari Kasi Lansia, Disabilitas, dan PKP3JH memberikan sejumlah tips dan antisipasi yang perlu dilakukan oleh para jemaah haji Indonesia.

Dr. Leksmana menyatakan bahwa cuaca panas yang semakin intens mendekati puncak haji memerlukan perhatian khusus dari para jamaah. Untuk menghindari risiko heatstroke dan dehidrasi, sangat disarankan untuk banyak minum air putih dan mengenakan pakaian yang longgar dan berwarna cerah. 

Selain itu, penggunaan tabir surya dengan SPF yang sesuai juga penting untuk melindungi kulit dari sengatan matahari.

"Para jamaah juga disarankan untuk membawa air putih dan menggunakan air sebagai cara untuk mendinginkan badan atau kepala," ujar Dr. Leksmana, Sabtu (11/5/2024).

Selain itu, Dr. Leksmana juga mengingatkan akan tingginya tingkat polusi udara di Madinah yang dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan atas atau ISPA. 

Untuk mengatasi hal ini, para jamaah disarankan untuk menggunakan masker pelindung dan menghindari tempat-tempat dengan tingkat polusi tinggi. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga penting untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan akibat polusi udara.

Bagi jamaah yang memiliki riwayat alergi terhadap polusi udara, Dr. Leksmana menyarankan untuk membawa obat anti alergi yang sesuai dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan kloter jika terjadi gangguan kesehatan.

Selain itu, untuk menghindari kaki melepuh akibat panasnya lantai atau aspal di sekitar Madinah, para jamaah disarankan untuk membawa alas kaki tambahan dan menghindari berjalan tanpa alas kaki. 

Petugas kesehatan di lapangan juga telah menyiapkan posko kesehatan dan menyediakan bantuan untuk para jamaah yang mengalami kehilangan alas kaki.

"Jika terjadi kaki melepuh, segera konsultasikan kepada petugas kesehatan untuk mendapatkan perawatan yang tepat," kata Dr. Leksmana.

Dengan mengikuti tips dan antisipasi yang disarankan oleh Dr. Leksmana, diharapkan para jamaah haji Indonesia dapat menjalani ibadah haji dengan nyaman dan aman di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang ekstrem. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES