Peristiwa Nasional

Di Depan Bacakada dan Caleg PAN, Khofifah Berbagi Resep Memimpin

Sabtu, 11 Mei 2024 - 22:44 | 18.54k
Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Khofifah di hadapan bacakada dan caleg terilih PAN di Jakarta. (Foto: Dok PAN)
Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Khofifah di hadapan bacakada dan caleg terilih PAN di Jakarta. (Foto: Dok PAN)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gubernur Jawa Timur Periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa hadir dalam acara Workshop dan Rakornas Pemenangan Pilkada PAN di Hotel JS Luwansa Jakarta, Jumat (10/5/2024) malam. 

Dalam kesempatan ini, secara khusus Khofifah membagikan pengalamannya dengan para bakal calon kepala daerah (bacakada) dan juga para caleg terpilih dari PAN. Ia membagikan masukan dan penguatan agar para calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak maupun para caleg yang akan menjabat. 

“Bahwa kita saat berproses dalam kontestasi politik maupun ketika menduduki jabatan politik, yang terpenting adalah menguatkan komunikasi. Ini penting untuk menciptakan mutual understanding, jangan sampai terjadi misunderstanding,” kata Khofifah.

Komunikasi harus dibangun dengan merata dengan semua elemen guna membangun pertemuan pikiran dan persamaan persepsi. Terlebih dalam kondisi dan dinamika politik, hal sepele bisa saja menjadi bias ketika tidak dijelaskan dengan komunikasi dua arah. 

“Ketika sudah terbangun mutual understanding maka akan timbul mutual trust, hingga mutual respect. Komunikasi menjadi sangat penting untuk dibangun demi menghindari terjadinya mis-understanding di saat politik sedang hangat,” imbuhnya.

Khofifah juga menyampaikan  pentingnya penguatan karakter kepemimpinan pada para calon kepala daerah dari PAN maupun caleg terpilih. Khofifah menegaskan bahwa saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang kuat. Karakter kepemimpinan sangat dibutuhkan untuk menangani masalah dan menghadapi tantangan yang bisa jadi mengalami dinamika yang hangat baik di tingkat lokal, regional maupun nasional.

“Setiap orang ada masanya. Setiap masa ada orangnya. Dan yang kita butuhkan saat ini adalah we need strong power leader. Maka bapak ibu sekalian, jadilah  strong power leader,” kata Khofifah. 

Sosok strong power leader adalah karakter kepemimpinan yang kuat dan memiliki pengaruh maupun nilai baik yang melekat. Strong power leader aktif memberikan dorongan, motivasi, inspirasi, dan tantangan agar setiap individu di dalam tim dapat meraih potensi mereka dan menghasilkan pekerjaan terbaik. 

Strong power leadership adalah  mengembangkan kemampuan problem-solving, serta kesempatan untuk berkreasi di dalam tim. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa selain harus memiliki kemampuan teknis yang kuat, sosok strong power leader juga harus menguasai kemampuan manajerial yang kuat.

“Tantangan seorang kepala daerah bukan hanya permasalahan yang ada di daerahnya saja. Melainkan juga kondisi global yang juga berdampak pada kondisi lokal. Seperti gejolak ekonomi global, peperangan, dan banyak lagi. Mengatasi permasalahan ini dibutuhkan karakter pemimpin yang tak hanya thinker atau pemikir, tapi juga yang berani taking risk,” tandasnya.

“Yang tak boleh kita lupa, tugas kita adalah berikhtiar. Sedangkan yang menentukan hasilnya adalah Allah SWT. Maka setelah ikhtiar maksimal, kita ber-positive thinking dan optimis hasil terbaik,” pungkas Khofifah.

Hadir dalam forum ini Ketua Umum DPP PAN H Zulkifli Hasan, Sekjen DPP PAN Eddy Suparno, Yandri Susanto, Asman Abnur, Zita Anjani, Bima Arya, Eko Patrio dan para Ketua DPW DPD dan juga seluruh Calon Anggota DPR RI, DPRD se-Indonesia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rifky Rezfany

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES