Peristiwa Nasional

Dorong Realisasi Investasi Asing, Otorita IKN Gandeng Indonesia Investment Authority

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:55 | 18.46k
Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono saat memberikan keterangan pers usai penandatanganan dokumen kemitraan strategis. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono saat memberikan keterangan pers usai penandatanganan dokumen kemitraan strategis. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, DENPASAR – Dalam rangka meningkatkan pembangunan ekonomi di Indonesia, khususnya di Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN menggandeng Indonesia Investment Authority (INA) untuk melakukan penandatanganan dokumen kemitraan strategis.

Penandatanganan kerjasama digelar di Hotel Grand Hyatt Bali, Minggu (19/5/2024) dan dihadiri Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono serta Anggota Dewan Direktur Indonesia Investment Authority, Arief Budiman.

Kemitraan strategis yang diresmikan melalui penandatanganan Kerangka Kerja Sama atau Cooperation Framework (CF) ini bertujuan untuk menarik investasi global ke IKN.

Dengan luas lebih dari 250.000 hektare, IKN direncanakan akan menjadi 'kota kelas dunia untuk semua' pada tahun 2045.

Ini disampaikan Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono yang mengatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kerjasama dengan INA untuk hal ini.

"Kerjasama ini memanfaatkan jaringan global yang telah dibangun oleh INA dan proyek pengembangan strategis dari Otorita IKN untuk mendorong investasi ke IKN," sebutnya.

Bambang menambahkan bahwa penandatanganan kerangka kerjasama dengan INA ini merupakan kelanjutan dari arahan Presiden agar INA dapat memfasilitasi Otorita IKN dalam merealisasikan investasi asing di IKN.

Menurutnya, pada 21 Mei, akan ada penyerahan Letter to Proceed (LTP) dari Otorita IKN ke Masdar yang akan diserahkan di depan Menko Marves dan Menteri Energi dan Infrastruktur United Arab Emirates (UAE).

"Ini merupakan langkah maju dalam realisasi investasi asing di IKN melalui skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha),” lanjutnya.

Dengan menggabungkan sumber daya dan keahlian kedua pihak (Otorita IKN dan INA), kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan Nusantara, yang memiliki luas sekitar tiga setengah kali lebih besar dari Singapura dan empat kali lebih besar dari Jakarta, sebagai pusat ekonomi yang dinamis dan berkelanjutan.

Disambung Ridha Wirakusumah selaku Ketua Dewan Direktur INA dijabarkan bahwa INA secara aktif akan memfasilitasi eksplorasi peluang investasi oleh investor global terkemuka di Nusantara.

“Kemitraan dengan Otorita IKN ini memungkinkan kami untuk mengarahkan investasi secara strategis, guna mengembangkan Nusantara sebagai ibu kota Indonesia yang memenuhi standar kelas dunia, dan juga meningkatkan kualitas hidup warganya serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia,” kata Ridha Wirakusumah.

Indonesia Investment Authority adalah Lembaga Pengelola Investasi Indonesia yang diberi mandat untuk meningkatkan investasi guna mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan membangun kekayaan negara untuk generasi mendatang.

INA melakukan kegiatan investasi dan berkolaborasi dengan institusi investasi terkemuka global dan domestik dalam sektor-sektor yang memperkuat keunggulan Indonesia dan memberikan imbal balik yang optimal dengan risiko terukur.

Menurut Ridha, upaya dari pihaknya selama tiga tahun terakhir telah membangun hubungan yang kuat dengan investor di berbagai belahan dunia, menghasilkan komitmen dan penyaluran investasi yang signifikan.

"Hingga kini, INA bersama mitra investasinya telah melakukan investasi lebih dari USD 3,2 miliar atau kurang lebih Rp 50 triliun. Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami untuk menarik 'smart capital’ yang strategis dan sejalan dengan tujuan pembangunan jangka panjang Indonesia,” tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan rapat pembahasan tindak lanjut realisasi investasi asing di IKN.

Acara dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves RI, Staf Khusus Bidang Manajemen Pengetahuan Otorita IKN, Direktur Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Abu Dhabi dan Country Director Tony Blair Institute for Global Change Indonesia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES