Peristiwa Nasional

Presiden RI Jokowi Tinjau Wujud Rancangan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat IKN

Minggu, 09 Juni 2024 - 09:04 | 18.87k
Presiden RI Jokowi saat meninjau rancangan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat yang merupakan jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (5/6/2024).  (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Presiden RI Jokowi saat meninjau rancangan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat yang merupakan jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (5/6/2024).  (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESINDONESIA, PENAJAM PASER UTARA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden RI Jokowi meninjau mock up atau rancangan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat yang merupakan jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (5/6/2024).

Presiden RI Jokowi juga didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Raja Juli Antoni dan Kurator IKN Ridwan Kamil.

Saat ini progres fisik Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat telah mencapai 80% dan diharapkan dapat rampung pada bulan Juli 2024 untuk mendukung pelaksanaan Upacara HUT Republik Indonesia ke-79 yang akan dilaksanakan di IKN.

“Seluruh Lingkar Sumbu Kebangsaan kita selesaikan untuk ekosistem akhir Juli 2024 dalam rangka perayaan 17 Agustus di IKN,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian.

Jalan Sumbu Kebangsaan yang akan diselesaikan sampai dengan Bulan Juli memiliki panjang 5,4 kilometer dengan lebar 23 meter. Jalan ini nantinya akan memiliki 6 lajur di mana 1 lajur khusus digunakan untuk bus dan Autonomous-rail Rapid Transit (ART).

“Jadi kita membuat semacam mock up untuk tipikal jalan di sepanjang lingkaran Sumbu Kebangsaan ini. Ada 6 lajur jalan, ada jalur sepeda selebar 2,7 meter, pedestrian selebar 4 meter yang dilengkapi dengan 3 baris tanaman,” ucap Hedy.

Jalan-Sumbu-Kebangsaan-2.jpg

Hedy mengatakan di baris pertama akan ditanam tanaman teduh seperti pohon pule dan flamboyan, baris kedua tanaman dengan ekstrak warna tertentu seperti bungur dan baris ketiga pohon ketapang kencana. “Nantinya jika sudah tumbuh dengan lebat pohon-pohon ini akan memayungi pesepeda dan pejalan kaki,” tambah Hedy.

Jalan Sumbu Kebangsaan ini dilengkapi dengan multi utility tunnel (MUT) sebagai sistem yang mengintegrasikan drainase, air bersih, telekomunikasi, dan elektrikal. Di samping itu, untuk menunjang kenyamanan pejalan kaki dan pesepeda Jalan Sumbu Kebangsan menyediakan sejumlah street furniture diantaranya shelter, bench, water drinking fountain, bike stand dan tempat sampah yang tersebar di beberapa titik agar mudah dijangkau oleh para pengguna.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur Reiza Setiawan mengatakan alokasi anggaran untuk Jalan Sumbu Kebangsaan secara keseluruhan sebesar Rp7 triliun. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PP - Markinah KSO.

Sumbu Kebangsaan merupakan salah satu ruang terbuka di IKN yang secara imajiner menghubungkan Istana Presiden hingga Mangrove Ecopark. Sumbu Kebangsaan diapit 2 jalan utama yaitu Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Sisi Timur yang mengimplementasikan nilai luhur manusia dengan alam, menjadikan ruang untuk merayakan kekayaan dan keberagaman budaya manusia dan alam.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki saat mendampingi Presiden RI Jokowi, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Direktur Pembangunan Jalan Wida Nurfaida, Kepala BBPJN Kalimantan Timur Reiza Setiawan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES